Masih Lama, Vaksin New Coronavirus Baru Tersedia 18 Bulan Lagi

Foto: Net
Klik untuk perbesar
Foto: Net

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kepala Badan Kesehatan Dunia (WHO) Tedros mengungkapkan, vaksin untuk new coronavirus atau virus Corona jenis baru yang bermula dari China, baru akan tersedia 1,5 tahun atau 18 bulan lagi. "Jadi, saat ini kita harus berperang melawan wabah, dengan senjata yang ada," ujar Ghebreyesus di Jenewa, Swiss, seperti dikutip Reuters, Selasa (11/2).

Ia menambahkan, virus Corona yang pertama kali menyebar di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China itu sudah memiliki nama resmi. Namanya, COVID-19.

Berita Terkait : Virus Corona di China Telah Tewaskan 2.236 Orang, Dari 75.465 Kasus

"Nama ini penting untuk menghindari stigma. Nama-nama lain, bisa saja tidak akurat," kata Ghebreyesus.

Diprediksi Bulan Ini

Berita Terkait : Turis China Pengidap Covid-19 Meninggal Dunia di Prancis

Lewat siaran TV pemerintah CCTV, pakar penyakit pernapasan China Zhong Nanshan memprediksi puncak wabah COVID-19 akan terjadi pada bulan ini.

"Kalau kita lihat, jumlah kasus baru menurun secara bertahap. Melalui model matematika, kita dapat memprediksi wabah ini akan mencapai puncaknya pada pertengahan atau akhir Februari, di China bagian selatan," papar Zhong.

Berita Terkait : Lagi, Warga AS Yang Baru Dievakuasi Kena Coronavirus, Total Korban Jadi 15

"Namun, sulit untuk memprediksi kapan persisnya. Itu akan sangat tergantung pada seberapa efektif langkah-langkah pencegahan dan pengendalian yang kita lakukan. Terlebih, saat ini semakin banyak orang melakukan perjalanan untuk kembali bekerja," imbuhnya. [HES]