Duta Besar Indonesia Untuk Swedia Bagas Hapsoro

Dorong Investasi Keamanan Jalan Perhubungan Darat

Dubes  Bagas  Hapsoro  (kedua  kanan)  mendampingi  delegasi Kementerian  Perhubungan  dalam  The  3rd  Global  ministerial Conference on Road Safety di Stockholm, Swedia. (Foto: KBRI Stockholm)
Klik untuk perbesar
Dubes Bagas Hapsoro (kedua kanan) mendampingi delegasi Kementerian Perhubungan dalam The 3rd Global ministerial Conference on Road Safety di Stockholm, Swedia. (Foto: KBRI Stockholm)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Indonesia menghadiri The 3rd Global Ministerial Conference On Road Safety yang diadakan pada 19-20 Februari 2020 di Waterfront Congress Centre, Stockholm, Swedia.

Delegasi Indonesia dari Kementerian Perhubungan diwakili Direktur Sarana Transportasi Jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Sigit Irfansyah Ramli dan Kasubdit Manajemen Keselamatan, Direktorat Sarana Transportasi Jalan, Ditjen Perhubungan Darat Avi Mukti Amin. 

Ikut mendampingi delegasi indonesia, yaitu Dubes RI untuk Swedia merangkap Latvia, Bagas Hapsoro. Konferensi tersebut diikuti sekitar 1.700 delegasi dari 142 negara, serta perwakilan dari Road Safety Youth Organization, kalangan pebisnis dan industri, dan civil society. acara dibuka Raja Swedia Carl Gustaf pada 19 Februari 2020.

Baca Juga : Sosialisasi Empat Pilar MPR di Gorontalo, Fadel Cerita Usulan Amandemen UUD 1945

Raja Gustaf mengharapkan agar keamanan jalan menjadi prioritas seluruh negara yang saling terhubung melalui jalan darat, dan mampu mengurangi kematian dan cedera serius dikarenakan kecelakaan di jalan.

Setelah acara pembukaan, Dubes Bagas Hapsoro menyampaikan, konferensi tingkat menteri ini membuka kesempatan bagi indonesia yang tengah membenahi infrastruktur dan dalam menghadapi industri 4.0.

“Konferensi ini merupakan kesempatan yang baik bagi indonesia untuk bertukar pikiran dan menggali pengetahuan dalam membuat jalan lebih aman dengan pembangunan infrastruktur. Dan tentunya yang tidak kalah penting adalah mencari investasi bagi pembangunan infrastruktur dengan mindset berkelanjutan di indonesia,” ujar Dubes Bagas dalam keterangan pers, kemarin.

Baca Juga : 188 WNI Dari KRI dr Suharso-990 Mulai Jalani Tahapan Observasi

Senada dengan Bagas, Sigit Irfansyah Ramli mengatakan, Konferensi ini memberikan kesempatan yang sangat baik. Khususnya peluang investasi kepada industri perhubungan indonesia yang tengah berkembang, seperti MRT di Jakarta, maupun rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur, yang membutuhkan teknologi baru yang ramah lingkungan.

The 3rd Global Ministerial Conference on road Safety diselenggarakan bersama World Health organization (WHO) adalah sebuah tonggak sejarah bagi gerakan keamanan jalan global, dan menandai berakhirnya Un Decade of action for road Safety 2011-2020.

Konferensi ini membahas Promoting Sustainable Cities and Communities, Mitigating Climate Through road Safety, hingga improving the Behaviour of all road Users. [MEL]