Italia Umumkan Kematian Pertama Akibat Virus Corona

Foto: SCMP
Klik untuk perbesar
Foto: SCMP

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Italia mengkonfirmasi kematian pertama akibat virus Corona jenis baru atau Covid-19, selang beberapa jam setelah menutup akses di 10 kota untuk sementara waktu, menyusul maraknya wabah akibat virus tersebut, Sabtu (22/2).

Korbannya adalah seorang pria lansia berusia 78 tahun, yang berasal dari wilayah Veneto.

Lansia bernama Adriano Trevisan itu tutup usia di rumah sakit, tempat ia dinyatakan sembuh dari penyakit lain yang tak berhubungan dengan virus Corona, 10 hari yang lalu.

Berita Terkait : Qatar Laporkan Kasus Pertama Virus Corona, Korbannya Baru Balik Dari Iran

Ia adalah satu dari dua orang yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19 di Veneto.

Di kawasan Lombardy, 16 orang dilaporkan telah terjangkit virus Covid-19. Maraknya wabah ini membuat pemerintah setempat bergerak cepat, mengisolasi daerah terdampak.

Saat ini, pemerintah setempat telah melarang warganya keluar rumah. Berbagai aktivitas publik seperti karnaval, kegiatan gereja, dan event olahraga ditiadakan untuk sementara waktu, selama satu minggu masa observasi.

Berita Terkait : Waspada Wabah Corona, Australia Tutup Pintu Buat Warga Asing dari Iran

Terkait hal ini, Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte memastikan, saat ini kondisi negara aman terkendali. Ia meyakinkan, pemerintah Italia menerapkan kewaspadaan ekstra tinggi untuk menekan laju penyebaran virus tersebut.

Sejak memulai penyebaran di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China pada akhir Desember 2019, Covid-19 telah menginfeksi 77.767 orang di sedikitnya 27 negara di dunia, dengan 2.360 korban jiwa. Total pasien sembuh, baru 20.833 orang.

Mayoritas kasus terjadi di China. Di luar Negeri Tirai Bambu, kematian akibat Covid-19 dilaporkan terjadi di Jepang (3), Korea Selatan (2), Hong Kong (2), Taiwan (1), Iran (4), Italia (1), Prancis (1), dan Filipina (1). [HES]