Makin Menggila, WHO Naikkan Status Darurat Wabah Corona ke Level Tertinggi

Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: Net)
Klik untuk perbesar
Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: Net)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menaikkan status darurat virus Corona atau Covid-19 ke level tertinggi, setelah wabah tersebut menjalar hingga ke Afrika sub Sahara dan menyebabkan pasar keuangan jatuh.

"Jumlah kasusnya terus mengalami peningkatan. Makin banyak negara yang terjangkit virus Corona. Ini yang harus kita waspadai," ujar Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa, Swiss, seperti dilansir AFP, Jumat (28/2).

Berita Terkait : Wakil Presiden Iran Masoumeh Ebtekar Terjangkit Virus Corona

Meski begitu, Tedros mengatakan, warga dunia masih memiliki kesempatan untuk menekan laju penyebaran virus tersebut.

"Kita masih punya kesempatan, kalau kita mampu mendeteksi kasus sejak dini, mengkarantina dan merawat pasien terinfeksi dengan baik, serta menelusuri siapa saja yang pernah kontak dengan pasien tersebut," jelas Tedros.

Berita Terkait : Trump Pastikan AS Siap Hadapi Wabah Virus Corona

Virus yang mengawali penyebarannya dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China itu kini telah mendunia. Menjangkiti lebih dari 35 negara di dunia, dan telah singgah di berbagai benua. Kecuali, Antartika.

Jumat (28/2), Swiss telah melarang segala bentuk aktivitas massal yang dihadiri minimal lebih dari 1.000 orang, hingga 15 Maret mendatang. Event akbar Geneva International Motor Show yang sedianya akan diselenggarakan pekan depan, termasuk yang kena pembatalan.

Berita Terkait : Wabahnya Makin Meluas di Eropa, Norwegia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Saat ini, virus Corona telah menjangkiti 85.162 orang di dunia, yang berujung pada 2.923 kasus kematian. Jumlah pasien yang berhasil disembuhkan, mencapai 36.444 orang.

Di luar China, terdapat tiga negara yang menjadi hot spot penyebaran virus Corona. Yakni Korea Selatan, Italia, dan Iran. [HES]