RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Luar Negeri Arab Saudi telah menangguhkan masuknya warga Dewan Kerjasama Teluk (GCC) ke Mekkah dan Madinah untuk sementara waktu, pada Jumat (28/2).

Berita Terkait : Gara-gara Skandal Seks, Australia Terpaksa Lockdown Melbourne

Kecuali, warga negara GCC yang berada di Arab Saudi selama lebih dari 14 hari terus menerus, dan tidak menunjukkan gejala virus corona baru (Covid-19).

Baca Juga : Hari Ini Nambah 1.462 Orang, Jatim Juara Lagi

Sebelumnya, pada Kamis (26/2), Arab Saudi telah menyetop kedatangan jamaah umroh, serta para wisatawan yang datang dari negara-negara berisiko tinggi terhadap virus Corona, sebagaimana ditentukan oleh otoritas kesehatan Kerajaan.

Baca Juga : Selain Pegawai dan Pimpinan, KPK Juga Lakukan Tes Swab 50 Tahanan

Masjid Nabawi di Madinah, masuk dalam daftar yang tak boleh dikunjungi. [HES]