RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi mengucapkan selamat kepada Muhyiddin Yassin, yang hari ini dilantik menjadi perdana menteri ke-8 Malaysia. Ucapan selamat itu disampaikan via ponsel.

Seperti yang terlihat di video yang diposting media Malaysia, TV3, percakapan antara kedua pemimpin itu terlihat begitu akrab. Sesekali, derai tawa ringan menghiasi percakapan mereka.

"Assalamualaikum," sapa Jokowi di awal pembicaraan, yang langsung disambut hangat oleh Muhyiddin.

Dalam video tersebut,  Muhyiddin tampak mengenakan kemeja batik lengan panjang bercorak ungu metalik.

Berita Terkait : Muhyiddin Sukses Bikin Mahathir Tak Bergigi

Sambil memegang ponsel yang loudspeaker-nya diaktifkan, pria yang memiliki darah Bugis dan Jawa itu menjawab,"Waalaikumsalam Bapak Presiden. Saya Muhyiddin Yassin, perdana menteri Malaysia yang baru selesai upacara mengangkat sumpah, Pak".

Jokowi pun langsung menuju pokok pembicaraan. Memberikan ucapan selamat. "Atas nama bangsa Indonesia, saya ingin mengucapkan selamat atas pelantikan yang amat terhormat, Bapak Tan Sri Muhyiddin Yassin oleh Yang Dipertuan Agung sebagai perdana menteri ke-8," papar Jokowi.

"Pemerintah Indonesia siap bekerja sama dengan pemerintahan yang amat terhormat, Tan Sri Muhyiddin untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia, yang sudah terjalin baik selama ini," imbuhnya.

Muhyiddin pun mengucapkan terima kasih atas ucapan yang disampaikan secara lisan oleh Jokowi. Terlebih, sebelumnya Jokowi juga sudah menyampaikan ucapan lewat akun Twitter resminya.

Berita Terkait : Anwar Ditipu Mahathir

Mantan Menteri Dalam Negeri Malaysia itu juga menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan dan memperkokoh hubungan Indonesia-Malaysia, yang selama ini telah terjalin baik.

"Ini hubungan yang agak amat istimewa, karena kami selalu disebut serumpun bangsa," tutur Muhyiddin.

Dalam kesempatan tersebut, Muhyiddin juga mengapresiasi kinerja Jokowi di pemerintahan jilid dua.

"Saya amat menghargai segala upaya yang telah dilakukan pemerintah Jokowi. Terutama, dalam 100 hari pemerintahan jilid dua, bersama Wakil Presiden KH Maruf Amin," ujarnya.

Baca Juga : Megawati Minta Cakada Selalu Dekat Dengan Rakyat

Selanjutnya, Jokowi mengundang Muhyiddin, untuk berkunjung ke Indonesia. Muhyiddin pun langsung menyambut gembira.

"Itu memang yang saya suka, Pak. Desember lalu, saya ke sana (Indonesia, Red), Pak. Ketemu Pak Tito, Pak Laoly, Pak Mahfud. Waktu itu, bersama pemerintahan yang lalu, dengan Pak Mahathir, saya datang ke sana," papar Muhyiddin.

"Undangan Bapak ini amat saya hargai. Insya Allah, saya akan mencari waktu yang sesuai, dan segera berada di Jakarta," pungkas pria kelahiran Muar, 15 Mei 1947. [HES]