Virus Corona Sudah Sampai di Arab Saudi, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Makin Dijaga Ketat

Ilustrasi Masjidil Haram sedang dibersihkan (Foto: Net)
Klik untuk perbesar
Ilustrasi Masjidil Haram sedang dibersihkan (Foto: Net)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Arab Saudi kini semakin menjaga ketat dua masjid suci umat Islam, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, menyusul terkonfirmasinya satu pasien virus Corona di negara tersebut.

Korban diketahui baru saja kembali dari Iran, lewat Bahrain.

Berita Terkait : Virus Corona Mengancam, Indonesia Tetap Ikut All England

Seperti dilansir Arab News, Senin (2/3), kedua masjid suci tersebut telah disemprotkan cairan disinfektan, untuk mencegah berjangkitnya wabah Corona.

"Seluruh permukaan lantai dan karpet, sudah disterilkan. Kami juga mendistribusikan alat sterilisasi di pintu masuk dan semua ruang shalat," kata Mohammed bin Musleh Al-Jabri, Wakil Presiden Urusan Teknis dan Jasa Masjidil Haram.

Berita Terkait : Wabah Corona Sudah Renggut 43 Nyawa, Iran Larang Warganya Keluar Rumah

Di Timur Tengah, Iran tercatat sebagai episenter wabah virus Corona, dengan 1.501 kasus infeksi dan 66 angka kematian.

Berdasarkan data yang dilansir South China Morning Post pada Selasa (3/3), hingga saat ini, virus yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, China pada akhir Desember 2019 telah menginfeksi 90.847 orang yang berujung dengan 3.114 kematian di 66 negara.

Berita Terkait : Tak Mau Negaranya Terjangkit Virus Corona, Arab Saudi Tutup Pintu Untuk Jamaah Umroh

Dengan mayoritas kasus terjadi di China, jumlah korban yang berhasil disembuhkan mencapai 48.002 orang. [HES]