WHO: Pusat Pandemi Covid-19 Kini Bergeser ke Eropa

Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: Net)
Klik untuk perbesar
Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: Net)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pusat pandemi virus Corona, kini telah bergeser ke Eropa. Jumlah kasus harian yang dilaporkan negara-negara Eropa, telah mengalahkan China, sebagai negara yang pertama kali melaporkan kasus Covid-19, di masa puncak wabah.

"Eropa saat ini telah menjadi pusat pandemi," ujar Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers virtual seperti dikutip Reuters, Jumat (13/3).

Berita Terkait : WHO Nyatakan Wabah Corona Sebagai Pandemi Global, Negara-negara Diminta Ambil Langkah Cepat dan Agresif

Tedros menggambarkan wabah Covid-19 sebagai krisis yang dahsyat, karena telah menginfeksi lebih dari 136 ribu orang, dan merenggut lebih dari 5 ribu nyawa di sedikitnya 115 negara. 

Di Eropa, jumlah kasusnya terus mengalami peningkatan.

Berita Terkait : Mediska, Klinik Berprestasi dan Tanggap Virus Corona

Per hari ini, Jumat (13/3), Italia sebagai negara yang paling terdampak di Eropa dan juga di luar China, mencatat 15.113 kasus infeksi, dengan 1.016 angka kematian. Disusul Spanyol (4.209 kasus, 120 kematian), Prancis (2.876 kasus, 61 kematian), Jerman (2.639 kasus, 3 kematian), Swiss (815 kasus, 6 kematian), Belanda (802 kasus, 10 kematian). [HES]