RMco.id  Rakyat Merdeka - Vietnam memutuskan menangguhkan penerbitan semua visa turis, untuk menekan laju penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Negara ini sempat menyatakan bebas dari wabah Corona. Namun, beberapa pekan setelahnya, Vietnam mengkonfirmasi 61 kasus baru. Masih tanpa kasus kematian.

Berita Terkait : Jokowi: Kami Tak Berpangku Tangan

"Pemerintah memandang kebijakan ini sebagai cara yang efektif untuk menanggulangi wabah Covid-19. Terlebih, saat ini sejumlah negara menghadapi risiko tinggi terhadap virus tersebut," demikian pernyataan suratkabar pemerintah, Nhan Dan seperti dilansir Reuters, Selasa (17/3).

"Penangguhan ini bersifat sementara. Akan berlangsung selama 15-30 hari," imbuh pernyataan tersebut, tanpa menyebut kapan aturan itu akan diberlakukan.

Berita Terkait : Trump Kena Corona, Biden Unggul 10 Poin

Hanoi telah melarang warga Eropa dan Inggris memasuki wilayahnya sejak Minggu (15/3). Di samping mewajibkan karantina dan uji virus terhadap mereka yang datang dari wilayah berisiko tinggi.

Sekolah-sekolah mulai diliburkan pada hari ini. Begitu pula bioskop, klub malam, bar, tempat pijat, karaoke, dan pusat game online di wilayah perkotaan. Ditutup hingga akhir Maret.

Berita Terkait : Kabar Baik, Obat Corona Mulai Beredar Hari Ini

Pemerintah Vietnam juga menyerukan warganya untuk menghindari kerumunan atau pertemuan berskala besar, dan mengenakan masker di tempat umum. [HES]