Perangi Wabah Corona, Singapura Perpanjang Larangan Aktivitas Kaum Lansia

Penerapan social distancing di supermarket di Singapura (Foto: Strait Times)
Klik untuk perbesar
Penerapan social distancing di supermarket di Singapura (Foto: Strait Times)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Singapura memperpanjang aturan soal aktivitas lansia, hingga dua pekan ke depan, sampai 7 April mendatang. Kebijakan ini ditempuh Kementerian Kesehatan Singapura, dalam rangka memerangi wabah Corona atau Covid-19.

" lni adalah bagian dari upaya kami dalam mengawal kesehatan para lansia, di tengah wabah Covid-19," ujar Menteri Kesehatan Singapura, Gan Kim Yong seperti dikutip The Straits Times, Jumat (20/3).

Gan juga mengimbau semua penyelenggara acara yang melibatkan interaksi fisik para lansia, untuk menangguhkan kegiatannya sampai 7 April mendatang.

Berita Terkait : Update Kasus Corona: 369 Positif, 32 Meninggal

Hal ini merupakan bagian dari pengetatan social distancing yang diumumkan Gan, untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

"Meratakan kurva akan membantu pasien kami untuk mendapatkan perawatan terbaik. Terutama kelompok lansia, termasuk saya," ujar Gan, yang merupakan Ketua Bersama Satgas Penanganan Wabah Corona di Singapura.

"Sebagai bagian dari social distancing, kami menyarankan para lansia agar mengindari kerumunan atau pusat keramaian," tutur Gan.

Berita Terkait : Minimalkan Kontak, KPK Perpanjang Batas Waktu Penyetoran LHKPN

Ia pun mengutip pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebutkan, setiap individu atau lansia yang memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes berisiko terinfeksi Covid-19.

Penangguhan ini berlaku untuk semua kegiatan yang diselenggarakan oleh klub komunitas, komite warga, pusat aktivitas lansia, Crest Centres, Dewan Promosi Kesehatan dan Pusat Olahraga ActiveSG.

Kursus untuk para lansia semisal National Silver Academy (NSA) dan program sukarelawan yang dikelola oleh Council for Third Age, juga telah ditangguhkan untuk masa yang sama. Penangguhan ini telah berlaku sejak 11 Maret.

Berita Terkait : Lawan Corona, Jack Ma Sumbang Perlengkapan Medis Ke Indonesia

Kaum lansia di Singapura didorong untuk tetap aktif selama periode ini, melalui kegiatan yang tidak memerlukan interaksi langsung. Tentunya dengan menggunakan platform online. [HES]