Toko Makanan dan Apotek di UEA Boleh Buka 24/7, Asal Kasih Jarak 2 Meter Antar Konsumen

Toko Makanan dan Apotek di UEA Boleh Buka 24/7, Asal Kasih Jarak 2 Meter Antar Konsumen
Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) mengizinkan seluruh outlet ritel makanan - termasuk koperasi, toko grosir, supermarket, dan apotek - di negaranya, untuk buka selama 24 jam sehari, tujuh hari dalam seminggu atau istilahnya 24/7 selama pandemi Corona berlangsung.

Demikian dikatakan Kementerian Kesehatan dan Otoritas Manajemen Darurat serta Krisis & Bencana UEA, seperti dikutip Al Arabiya, Rabu (25/3).

Namun, toko makanan dan apotek itu hanya diperkenankan menampung 30 persen dari total luasan mereka.

Baca Juga : Gubernur Sumut Janji Segera Distribusikan APD Ke Taput

Kebijakan ini diterapkan, untuk memastikan terjaminnya pelaksanaan aturan soal jarak fisik yang aman. Demi mencegah meluasnya wabah Covid-19.

"Ini penting untuk memastikan jarak fisik yang aman, 2 meter antar konsumen. Hal ini sejalan dengan tindakan pencegahan yang diambil, untuk menekan laju penyebaran Covid-19," demikian dilaporkan Kantor Berita UEA, WAM, mengutip pernyataan otoritas berwenang.

"Semua lembaga terkait harus mematuhi langkah-langkah pencegahan, untuk memastikan keselamatan publik dan kesejahteraan rakyat," imbuhnya.

Baca Juga : Jadwal Kunjungan Tahanan di Polda Metro Tiadakan Sementara

Pengumuman ini disampaikan setelah kedua lembaga berwenang mengumumkan penutupan semua mal, pusat perbelanjaan, pusat komersial, dan pasar terbuka  - kecuali untuk pasar ikan, sayuran, dan daging - selama dua minggu, Senin (23/3).

Untuk restoran, selama dua pekan ke depan, hanya dibolehkan melakukan layanan delivery.

Pada 16 Maret lalu, pemerintah UEA juga telah memerintahkan semua hotel untuk menutup pub, bar, dan lounge mereka.

Baca Juga : Ini Langkah BI Antisipasi Dampak Corona

Pusat kebugaran, pusat game online, dan kamp musim semi juga akan ditutup hingga akhir bulan ini. Begitu juga wisata pantai, kolam renang, bioskop, theme park, dan atraksi turis lainnya. Sementara ditutup sampai akhir Maret 2020.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan UEA, per Selasa (24/3), total kasus positif di negara Timur Tengah tersebut berjumlah 248. [HES]