Presidennya Anti Lockdown, Gangster Brazil Dukung Jam Malam

Presiden Brazil Jair Bolsonaro. (Foto AAP)
Klik untuk perbesar
Presiden Brazil Jair Bolsonaro. (Foto AAP)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Imbauan Presiden Brazil Jair Bolsonaro agar seluruh rakyatnya beraktivitas seperti biasa membuat kelompok gangster Negeri Samba itu bergerak. Kelompok yang biasanya melakukan tindak kriminal ini mengajak warga untuk melakukan jam malam demi menekan penyebaran Covid-19.

Penyebaran virus Sars CoV2 atau dikenal sebagai keluarga virus corona ini sudah menjangkiti 2.433 orang di Brazil dengan 57 diantaranya tewas.

Berita Terkait : India Lockdown, Buruh Harian Terancam Nggak Makan

"Para pengedar narkoba melakukan jam malam karena pemerintah pusat tidak hadir untuk melindungi warganya," ujar seorang warga Cidade de Deus kepada Guardian dikutip Fox News, Kamis (26/3).

Presiden Bolsonaro bikin geram warganya karena menyebut langkah penutupan wilayah/ lockdown adalah tindakan yang tidak perlu. Sang presiden malah menyebut kepala daerah yang memberlakukan lockdown telah melakukan tindakan kriminal.

Berita Terkait : Implikasinya Luas, Lockdown Belum Perlu

"Virus lain yang sudah membunuh lebih banyak orang tidak sampai membuat kita seheboh ini. Apa yang dilakukan wali kota dan gubernur adalah tindakan kriminal. Mereka menghancurkan Brazil," ujar Bolsonaro kepada Reuters.

"Jika kita tidak kembali bekerja, Brazil bisa keliar dari kehidupan normal berdemokrasi," lanjut Bolsonaro.

Berita Terkait : Malaysia Lockdown Hari Ini, Singapura Ketularan Paniknya

Akibat imbauan Bolsonaro, penasihat keamanan Brazil Augusto Heleno kembali bekerja pada Rabu (25/3). Padahal dia masih harus menjalani karantina selama 14 hari karena positif Covid-19. Heleno bahkan menghadiri rapat kabinet. Akibatnya, setidaknya 23 orang di sekitar Bolsonaro dikabarkan poaitif juga. 

Bolsonaro mengaku tidak khawatir jika tertular Covid-19. "Saya memiliki latar belakang atlet. Jika tertular, saya mungkin hanya merasa seperti flu biasa," tandas Bolsonaro. [DAY]