Jumlah Kasus Covid-19 di AS Lampaui China

Trump Segera Telepon Xi Jinping

Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping (Foto: Net)
Klik untuk perbesar
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping (Foto: Net)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden AS Donald Trump mengatakan, dia akan segera menelepon Presiden China Xi Jinping pada Kamis (26/3) pukul 9 malam (pukul 8 pagi waktu Jakarta, Red) setelah melihat fakta bahwa jumlah kasus positif di negaranya telah melampaui Negeri Tirai Bambu.

Berdasarkan data John Hopkins University, jumlah kasus AS yang telah mencapai 82.404. Angka ini telah melampaui episenter Covid-19 di China dan Italia. Namun, Trump tak mau serta-merta percaya.

Berita Terkait : 14 Hari Di Rumah, Corona Negatif, Istri Yang Positif

"Anda tak tahu persis berapa jumlah angka di China. Saya akan diskusikan hal ini dengan Xi. Kami berdua punya hubungan yang baik," ujar Trump, seperti dikutip AFP, Kamis (26/3).

Trump sebelumnya pernah memantik kemarahan China dengan menyebut Covid-19 sebagai virus asal Wuhan.

Berita Terkait : Perangi Covid-19, Bayer Nyumbang 3 Juta Pil Malaria ke AS

Trump mengaku terpaksa menyebut demikian, karena kesal dengan pernyataan Kementerian Luar Negeri China yang menuding tentara AS sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penyebaran Covid-19 di China.

Selain membahas soal pandemi Corona dan rontoknya ekonomi dunia secara masif akibat penerapan strategi social distancing, Trump dan Xi juga akan membahas rencana negosiasi perjanjian perdagangan baru antara kedua negara ekonomi terbesar di dunia.

Berita Terkait : Bandara-bandara PT Angkasa Pura II Terapkan Social Distancing Bagi Penumpang Pesawat

"Mungkin Xi akan menunggu sampai Pemilu AS pada November mendatang, untuk melihat kalau-kalau saya kalah dalam pemilihan tersebut? Sepertinya, saingan saya Joe Biden dari Partai Demokrat, akan menjadi mimpi indah bagi China jika ingin bernegosiasi," ujar Trump. [HES]