RMco.id  Rakyat Merdeka - Italia merupakan negara Eropa yang paling parah terjangkit wabah corona. Hingga Selasa (31/3), tercatat total angka kematian akibat virus ini mencapai 12.428. sementara total orang yang terinfeksi mencapai 105.792. Namun data dua hari terakhir menunjukkan pertumbuhan wabah ini mulai mereda. 

Jumlah orang yang terinfeksi pada Selasa (31/3) mencapai 4.053, bertambah sedikit dari hari sebelumnya yang mencapai 4.050. Sementara jumlah kasus baru yang dilaporkan pada hari Minggu (29/03) dan Sabtu (28/03) berturut-turut adalah 5.217 dan 5.974. Data ini menunjukkan bahwa pertumbuhan virus corona di Negeri Pizza mulai melambat. 

Berita Terkait : Kabar Baik, Obat Corona Mulai Beredar Hari Ini

Sementara dari seluruh yang terinfeksi, tercatat 15.729 orang dinyatakan sembuh pada Selasa (31/3), meningkat dibanding hari sebelumnya sejumlah 14.620 orang. 

Italia tercatat sebagai negara dengan tingkat kematian wabah corona tertinggi. Sekitar 30 persen total korban dari seluruh dunia. Angka kematian harian tertinggi pada wabah yang sudah berlangsung selama 5 pekan di Italia ini tercatat terjadi pada Jumat lalu (27/03) sebanyak 919 orang. Sementara pada Sabtu, Minggu dan Senin di hari berikutnya jumlah korban meninggal mencapai 889, 756, dan 812. 

Berita Terkait : Lupakan Corona dengan Mayoran dan Ngaliwet

Kabar gembira ini datang setelah Italia menerapkan lockdown selama tiga minggu terakhir. [KRS]