Kasus Positif di Tokyo Sentuh Angka 1.000, PM Abe Bersiap Umumkan Status Darurat

Kasus Positif di Tokyo Sentuh Angka 1.000, PM Abe Bersiap Umumkan Status Darurat
Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - PM Jepang Shinzo Abe bersiap mengumumkan status darurat wabah Corona di negaranya, selambatnya Selasa (7/4). Langkah ini ditempuh PM Abe, setelah total kasus positif Covid-19 di Tokyo mencapai angka 1.000.

"Tampaknya, hari ini PM Abe akan mengumumkan rencana untuk menetapkan status darurat," demikian dilaporkan suratkabar setempat Yomiuri, seperti dilansir Reuters, Selasa (6/4).

Belakangan, PM Abe memang didesak untuk mengambil langkah yang lebih serius dalam menghadapi pandemi Corona. Meski laju penyebaran wabah Covid-19 di Jepang tidak terlalu cepat seperti di negara lain.

Berita Terkait : Atasi Ekses Pandemi Corona, Kementan Harus Diperkuat Cegah Krisis Pangan

Pekan lalu, Gubernur Tokyo Yuriko Koike mengisyaratkan siap mendukung rencana penetapan status darurat, yang akan semakin menguatkan berbagai upaya pencegahan pandemi tersebut.

Sesuai UU yang telah direvisi khusus untuk penanganan wabah Corona pada Maret lalu, perdana menteri dapat menetapkan status darurat bila wabah tersebut memiliki dampak yang sangat besar bagi kelangsungan hidup, dan berimplikasi kuat pada perekonomian.

Saat ini, ekonomi Jepang terguncang karena wabah Covid-19 meningkatkan risiko negara tersebut terhadap resesi.

Berita Terkait : 16 Dokter Berguguran

Penetapan status darurat akan semakin menguatkan para gubernur untuk lebih menggalakkan imbauan pemerintah agar warga tetap berdiam di rumah, dan menutup kegiatan bisnis untuk sementara.

Namun, tidak menetapkan lockdown seperti di mayoritas negara.

Dalam banyak kasus, tak ada sanksi yang timbul bila warga Jepang mengabaikan imbauan pemerintah. Namun, penetapan status darurat diyakini akan semakin meningkatkan kepatuhan masyarakat Jepang untuk mengikuti anjuran pemerintah terkait pandemi Corona. [HES]