WFH, KBRI Moskow Standby Layani WNI

Duta Besar Indonesia untuk Rusia dan Belarus Wahid Supriyadi (Foto IST)
Klik untuk perbesar
Duta Besar Indonesia untuk Rusia dan Belarus Wahid Supriyadi (Foto IST)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sejak 30 Maret lalu, ibu kota Rusia, Moskow, memberlakukan karantina wilayah atau lockdown sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19. Suasana kota Moskow yang biasanya ramai, kini tampak kosong.

Perkantoran dan sekolah tutup serta tempat umum lainnya dilarang beraktivitas. Namun supermaket dan toko obat serta rumah sakit tetap buka. Penerapan lockdown di Rusia berlangsung hingga 30 April.

Meski perkantoran tutup, Kedutaan Besar Indonesia, KBRI Moskow menerapkan kerja dari rumah atau work from home alias WFH. KBRI juga tetap standby melayani WNI berdasarkan janji. Waktu kerja unit Konsuler KBRI berlangsung pukul 10.00 sampai 12.00. Waktu kerja tersebut akan berubah mengikuti perkembangan situasi pandemik Covid-19.

Berita Terkait : Lagi, Bintang NBA Sembuh dari Covid-19

Disarankan, pengunjung menghubungi nomor telepon Konsuler Kedutaan Besar Republik Indonesia di +7 495 951 95 49/50. WNI yang datang diharuskan menggunakan masker dan harus melalui pemeriksaan suhu serta menggunakan hand sanitizer.

“Pengunjung yang suhu badannya mencapai 37 derajat akan ditolak masuk ke Kantor Kedutaaan Besar Republik Indonesia,” jelas Duta Besar Indonesia untuk Rusia merangkap Belarusia Wahid Supriyadi kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Wahid Supriyadi menambahkan, KBRI punya jaringan komunikasi yang solid dengan WNI yang ada di Rusia. Karenanya, ia bisa menghubungi WNI yang berada di penjuru Negeri Beruang Putih itu. Dubes yang pernah bertugas Australia itu mencatat, sekitar 1.200 WNI di Rusia sejauh ini dikabarkan sehat.

Berita Terkait : 113 WNI Positif Covid-19, 12 Sembuh

“Kita punya hotline 24 jam dan juga ada WhatsApp group dengan para ketua Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia (Permira),” jelas Wahid.

“Kami belum mendapat kabar ada WNI yang terinfeksi. Beberapa yang kembali ke Rusia sudah menjalani karantina selama dua pekan dan sudah dinyatakan negatif Covid-19,” tuturnya.

Untuk hal-hal darurat (yang mengancam jiwa, kesehatan dan isu kemanusiaan), WNI dapat menghubungi hotline +7 985 750 24 10. Hingga Senin siang (6/4), di Rusia sudah ada 5.389 kasus positif corona dengan 45 di antaranya meninggal dunia. [DAY]