Ingatkan Bahaya Corona, Pria Berdandan Ala Malaikat Maut

Ingatkan Bahaya Corona, Pria Berdandan Ala Malaikat Maut
Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Beberapa tempat publik di Amerika Serikat (AS) telah dibuka kembali. Padahal, virus corona (Covid-19) masih mengancam.

Sebagai protes atas pembukaan itu, seorang warga berdandan ala Grim Reaper, alias malaikat maut. Untuk menakuti warga. Dikutip UPI, Daniel Uhlfelder memilih cara tersebut sebagai bentuk protes.

Berita Terkait : Pemain Terpapar, Seklub Dikarantina

Dengan kostum itu, ia ‘berpatroli’ di Pantai Walton County yang sudah dibuka untuk umum.

“Grim Reaper mewakili kematian. Ini adalah virus yang mematikan. Ini adalah pandemi global,” kata Uhlfelder.

Berita Terkait : Curhat Penjualan Terhenti Gegara Corona, Yuni Bersyukur Dibantu Irman Jualan Peyek

Sehari-hari, Uhlfelder berprofesi sebagai pengacara. Ia berharap, warga mengisolasi diri. Soalnya, penyebaran virus corona masih terus berlangsung. Terutama di negara tersebut.

“Orang akan takut. Dan itulah tujuan saya. Saya sebenarnya tidak mau melakukan ini, tapi tidak ada yang melakukannya,” katanya.

Berita Terkait : Lawan Corona, Prodia Layani Pemeriksaan PCR Covid-19

Dalam kicauannya di Twitter, Uhlfelder bilang bahwa pengunjung, terutama anak- anak, takut akan kostumnya tersebut. [PYB]