Pertama Kali, China Laporkan Nol Kasus Corona

Foto: EPA
Klik untuk perbesar
Foto: EPA

RMco.id  Rakyat Merdeka - Hari ini, China tersenyum lebar karena berhasil menihilkan pertambahan kasus positif Corona atau Covid-19, sejak Januari 2020. Prestasi ini diukir sehari setelah para pemimpin Partai Komunis merayakan kesuksesan perang melawan Covid-19.

Dalam pembukaan parlemen, PM Li Keqiang mengatakan, China telah membuat pencapaian strategis besar dalam menangani Covid-19. Namun, ia mengingatkan, tantangan besar masih ada.

Sekadar latar, Covid-19 pertama kali terdeteksi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, pada 31 Desember 2019, dan mencapai puncaknya pada Februari 2020. Setelah itu, jumlah kasusnya terus turun. Terkendali.

Berita Terkait : Gara-gara ini, Erdogan Jadi Omongan Netizen Turki

Total angka kematian akibat Covid-19 di negara yang berpenduduk 1,4 juta jiwa itu berjumlah 4.634. Di bawah negara-negara yang berpenduduk lebih sedikit.

Namun, muncul keraguan masyarakat dunia soal data resmi China. Terutama, setelah Beijing berulang-ulang melakukan perubahan terhadap metodologi perhitungan.

Presiden AS Donald Trump kemudian mempertanyakan, berapa banyak informasi yang telah dibagikan Beijing dengan komunitas internasional.

Berita Terkait : Selama Pandemi Covid-19, Kemhan Akan Terus Berdayakan Kader Bela Negara

Beijing tentu saja membantah tudingan ini dan menegaskan, pihaknya selalu berbagi informasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan negara-negara lain secara tepat waktu.

Pihak berwenang di Wuhan juga sempat mendapat kecaman, karena menegur dan membungkam para dokter yang pertama kali mengkhawatirkan virus tersebut pada akhir tahun lalu. [HES]