Perguruan Tinggi Indonesia-Ethiopia Terus Tingkatkan Kerja Sama

Perguruan Tinggi Indonesia-Ethiopia Terus Tingkatkan Kerja Sama
Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Banyak Perguruan Tinggi di Ethiopia yang ingin mengadakan kerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia. Terutama, di bidang riset dan penelitian, serta pertukaran staf pengajar dan mahasiswa.

Di Indonesia, juga banyak perguruan tinggi yang ingin mengadakan kerja sama dengan perguruan tinggi di Ethiopia. Salah satunya, Universitas Budi Luhur, Jakarta.

Diharapkan, delegasi universitas tersebut berkunjung ke Ethiopia, segera setelah pandemi ovid-19. Hal itu disampaikan Duta Besar (Dubes) Ethiopia, Djibouti, dan Uni Afrika Al Busyra Basnur setelah mengadakan pertemuan jarak jauh dengan Rektor Universitas Budi Luhur Jakarta, Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc. M.M. dalam acara Discussion From Home (DFH), Jumat (21/5).

Diskusi diikuti 100 peserta. Terdiri dari mahasiswa, dosen dan pimpinan perguruan tinggi serta masyarakat umum. Diskusi tersebut juga membahas cara-cara Ethiopia dan Uni Afrika menangani wabah Covid-19.

Berita Terkait : Soal Pelarungan ABK Indonesia, Kedubes China Ngomongnya Muter-muter

Uni Afrika adalah organisasi 55 negara Afrika, yang markas besarnya di Addis Ababa, Ethiopia.

Duta Besar Al Busyra mengatakan, dua perguruan tinggi Ethiopia: Universitas Bahir Dar dan Universitas Hawassa telah berkunjung ke Indonesia pada tahun 2016 dan 2018. Serta mengadakan pertemuan dengan beberapa perguruan tinggi terkemuka Indonesia.

Sejumlah perguruan tinggi Indonesia juga telah berkunjung ke Ethiopia. Terakhir, delegasi dari Universitas Airlangga pada Oktober 2019.

Delegasi tersebut juga mengadakan bertemuan dengan pejabat Uni Afrika, membicarakan African Continental Free Trade Area (AfCFTA).

Baca Juga : Di Malam Takbiran, Samarinda Dikepung Banjir

Tahun 2016, Universitas Bahir Dar dan Universitas Sebelas Maret, Surakarta menandatangani Memorandum of Understanding (MoU). Ini adalah MoU pertama antar perguruan tinggi Indonesia dengan Ethiopia.

"Sebetulnya, pada semester pertama 2020, KBRI Addis Ababa menyelenggarakan beberapa kegiatan antar perguruan tinggi Indonesia-Ethiopia. Namun, karena pandemi COVID-19, penyelenggarakan kegiatan tersebut ditunda sampai kondisi memungkinkan,” kata Duta Besar Al Busyra.

 

Pada diskusi tersebut, Duta Besar Al Busyra Basnur juga memperkenalkan buku yang baru saja selesai ia tulis berjudul “Catatan Duta Besar RI, ETHIOPIA”, Edisi Pertama.

Baca Juga : Jokowi Tak Gelar Open House, Menteri Juga Jangan Gelar

Buku tentang kegiatan diplomasi Indonesia selama satu tahun masa penugasannya tersebut, akan diluncurkan tanggal 20 Juli 2020. [HES]