RMco.id  Rakyat Merdeka - Ibu Ani Yudhoyono yang sedang dirawat intensif di National University Hospital (NUH) Singapura karena menderita kanker darah terus mendapat kunjungan tokoh-tokoh hebat. Tak hanya dari dalam negeri, tokoh sekaliber Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, pun ikut menjenguk istri SBY ini. Alhamdulillah, kemarin, kondisi Ibu Ani stabil.

Lee datang beserta Madam Ho Ching dan Wakil Perdana Menteri Singapura Mr Teo Chee Hean bersama Mrs Teo. “Mereka menyampaikan ucapan penyemangat dan doa agar Ibu Ani lekas sembuh. Pertemuan berlangsung kekeluargaan karena baik PM dan Wakil PM Singapura beserta istri, merupakan sahabat SBY, Ibu Ani dan keluarga,” kata Ketua Divisi Komunikasi Partai Demokrat, Imelda Sari, Jumat (15/2).

Menurut Imelda, kedua pemimpin Singapura beserta istri tiba pukul 11.45 waktu setempat. Disambut SBY, AHY dan Ibas. Ada pula Hatta Rajasa dan Dino Patti Djalal di ruangan transit. Para tamu kehormatan tersebut meninggalkan rumah sakit pukul 12.30.

Baca Juga : Sesak Napas, Aishwarya dan Putrinya Dirawat di RS Karena Corona

Wasekjen Demokrat Andi Arief menambahkan, Lee menjenguk Ibu Ani dari kejauhan. Sebelum Lee, Capres 02 Prabowo Subianto juga menjenguk Ibu Ani pada Kamis (14/2).

Wakil Bendahara Umum Partai Demokrat Rico Rustombi memberikan kabar baik tentang kondisi Ibu Ani. “Kondisi Ibu Ani stabil, alhamdulillah. Dokter masih intensif menjalankan perawatan kepada Ibu,” kata Rico kepada wartawan, kemarin.

Mantan Ketum PAN, Hatta Rajasa yang juga besan SBY mengatakan, Ibu Ani mendapat perawatan yang on the track. “Tentu saja kita sangat yakin dengan kemajuan teknologi saat ini, di mana Ibu Ani mendapatkan terapi atau perawatan yang betul-betul on the track,” kata Hatta, seperti dilansir dari CNN, Kamis (14/2).

Baca Juga : Sandiaga Berharap Prabowo Tingkatkan Produksi Pangan Nasional

Menurutnya, NUH punya rekam medis yang baik dalam menangani pasien penderita kanker. Karena itu, dia yakin, Ibu Ani bisa segera sembuh, ditambah lagi dengan doa dan dukungan dari keluarga dan masyarakat di Indonesia.

“Artinya, NUH ini memiliki pengalaman menangani penyakit kanker dan alhamdulillah sukses. Di samping teknologi yang berkembang, kita juga bantu doa, mari kita sama-sama beri support doa agar segera pulih kembali,” ujar Hatta.

Ibu Ani dirawat di Singapura sejak 2 Februari 2019. Perawatan di Negeri Singa itu atas rekomendasi tim dokter Kepresidenan. Tiga hari lalu, SBY memberikan penjelasan ihwal kondisi istrinya itu.

Baca Juga : Ternyata, Brigjen Prasetijo Utomo Juga Kawal Djoko Tjandra Terbang ke Pontianak

“Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat di Tanah Air, Ibu Ani mengalami blood cancer atau kanker darah,” kata SBY dari Singapura, Rabu (13/2). SBY memohon doa kepada seluruh masyarakat agar istrinya diberikan kesembuhan. [BSH]