RMco.id  Rakyat Merdeka - Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dilarikan ke rumah sakit khusus Raja Faisal di Riyadh, Arab Saudi, pada Senin pagi (20/7). Raja Salman dibawa ke rumah sakit karena dilaporkan mengalami peradangan kantung empedu.

Pemeriksaan menyeluruh pun dilakukan kepada penguasa Negeri Petrodolar ini untuk memastikan tidak ada infeksi berbahaya yang menyerang tubuh gaeknya. 

Berita Terkait : Raja Arab Saudi Serang Iran

“Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman, semoga Allah melindunginya, masuk Rumah Sakit Khusus Raja Faisal di Riyadh pada 29 Zulqo’dah 1441 H atau 20 Juli 2020, untuk menjalani beberapa pemeriksaan terkait peradangan di kandung empedu. Semoga Allah melindungi Penjaga Dua Masjid Suci dan memberikan kesehatan serta kebaikan,” demikian pernyataan Pengadilan Kerajaan seperti dikutip AFP, Senin (20/7).

Disebutkan, Raja Salman menjalani perawatan terkait radang kandung empedu atau Cholecystitis. Pihak kerajaan tidak memberi detail penyakit yang diderita sang raja.

Baca Juga : Bawaslu Minta Polri Bantu Tindak Pelanggar Protokol Kesehatan

Sejak 2015, Raja Salman telah menduduki takhta sebagai penguasa Arab Saudi, negara pengekspor minyak terbesar dunia dan sekutu dekat Amerika Serikat. Selama 2,5 tahun sebelumnya, Raja Salman menjalani peran sebagai putra mahkota dan wakil perdana menteri sejak 2012 sebelum akhirnya menjadi raja. Dia juga sempat menjabat sebagai gubernur Riyadh, ibu kota Arab Saudi, selama lebih dari 50 tahun.

Sementara itu, Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, 34, yang dikenal dengan inisial MBS, merupakan pemimpin de facto Kerajaan Arab Saudi. Ia telah berupaya mereformasi perekonomian di Arab Saudi dan mengakhiri "ketergantungan" negara itu pada sektor minyak. [DAY]