Rayakan National African American History Month

Trump Klaim Pangkas Jobless Turunan Afrika

Presiden Donald Trump mendengar Catherine Toney berbicara dalam resepsi National African American History Month di East Room, White House, Washington DC, Amerika Serikat. (Foto Associated Press /Manuel Balce Ceneta)
Klik untuk perbesar
Presiden Donald Trump mendengar Catherine Toney berbicara dalam resepsi National African American History Month di East Room, White House, Washington DC, Amerika Serikat. (Foto Associated Press /Manuel Balce Ceneta)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden Donald Trump menggelar resepsi National African American History Month (bulan memperingati sejarah tokoh diaspora Afrika) di Gedung Putih, Kamis (21/2) waktu setempat. Acara tersebut untuk menyoroti dan merayakan berbagai prestasi serta kontribusi komunitas Afrika di Amerika. Amerika telah memperingati sejak 1970.

Pada kesempatan itu, Trump berpidato. Dia menjanjikan kesempatan ekonomi yang terbuka luas untuk semua warga. Tanpa memandang warna kulit, ras dan latar belakang keluarga. "Angka pengangguran dari warga keturunan kulit hitam berada di angka terendah sepanjang sejarah Amerika Serikat," klaimnya. Dilansir Associated Press, pengangguran warga keturunan Afrika berada di titik  terendah dengan 5,9 persen pada Mei 2018. Namun, angka ini terus berubah. Pada Januari, angka pengangguran warga kulit hitam naik meniadi 6,8 persen.

Baca Juga : TVRI, Buaya, dan Bola

Trump juga menyebut dirinya memiliki andil dalam Rancangan Undang-Undang kehakiman pada Desember lalu.  Dia mengatakan bahwa selama ini hukum AS membahayakan dan mendiskriminasi warga kulit hitam dari warga lainnya. Setelah UU tersebut berlaku. Catherine Toney bisa bebas. Toney adalah tahanan pertama yang lolos setelah keberadaan UU ini. Toney berterima kasih kepada Trump dan menantunya, Jared Kushner, yang telah mengajukan RUU itu.

Sepanjang sejarah Amerika, diaspora Afrika telah banyak berkontribusi. Baik di bidang seni, musik, ilmu pengetahuan, sastra dan banyak bidang lainnya. Di masa lalu, warga Afrika mendapat perlakuan berbeda dengan orang lain karena warna kulitnya.

Baca Juga : Bahasa Tunjukkan Harga

National African American History Month diperingati setiap tahun di Kanada, Irlandia, Belanda, Inggris Raya dan AS. Tapi di AS dan Kanada di gelar bulan Februari. Sedangkan di Inggris Raya, Belanda dan Irlandia pada Oktober. [MEL]