RMco.id  Rakyat Merdeka - Amonium nitrat seberat hampir 3.000 ton - yang didaratkan dari kapal di lepas pantai Beirut enam tahun lalu, dan kemudian disimpan di gudang - dituding menjadi biang kerok ledakan dahsyat yang mengguncang wilayah pelabuhan Ibu Kota Lebanon, Selasa (4/8).

Apa sebenarnya amonium nitrat? Mengapa bisa menjadi begitu berbahaya? Berikut penjelasan singkat dari Profesor Kimia University College London Andrea Sella, seperti dikutip BBC, Rabu (5/8).

Baca Juga : Kedudukan Pemimpin Perempuan (1)

Apa itu amonium nitrat? 

Amonium nitrat adalah padatan putih seperti kristal yang dibuat dalam skala besar industri. Lazimnya, amonium nitrat digunakan sebagai sumber nitrogen untuk pembuatan pupuk. Bisa juga menjadi bahan peledak untuk industri pertambangan.

Baca Juga : Dubes India Kumar Rawat Temui Sekjen DPR Bahas HUT Gandhi

"Anda tak akan menemukan amonium nitrat di tanah. Sebab, amonium nitrat merupakan senyawa sintetis yang merupakan hasil reaksi kimia antara amoniak dan asam nitrat," kata Prof. Sella.

Amonium nitrat dibuat di seluruh dunia. Harganya relatif murah. Namun, penyimpanannya seringkali menjadi persoalan. Kerap dikaitkan dengan kecelakaan industri yang serius.

Baca Juga : Ahok Kumat

Seberapa bahaya amonium nitrat?

Prof. Sella menjelaskan, amonium nitrat sebenarnya relatif aman. Tapi masalahnya, jika Anda memiliki tumpukan amonium nitrat dalam waktu yang cukup lama, secara perlahan material tersebut membusuk.
 Selanjutnya