RMco.id  Rakyat Merdeka - Setelah sukses menyelenggarakan KTT Vaksin Global pada Juni lalu, Inggris kembali mengadakan pertemuan membahas kelanjutan program vaksin Covid-19 yang rencananya dilaksanakan 30 September mendatang.

Berita Terkait : Jangan Takut Divaksin, Tubuh Jadi Kebal dari Penyakit

“Inggris akan menjadi tuan rumah pembicaraan vaksin secara virtual bersama dengan PBB, WHO, dan Afrika Selatan," kata Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Senin (21/9).

Berita Terkait : Kemenkes Dukung Eks Lab Flu Burung Jadi Tempat Produksi Vaksin Covid-19

"Acara ini akan menyatukan negara-negara dan para mitra internasional untuk berkomitmen dalam memastikan akses global yang adil terhadap vaksin, perawatan, dan pengujian Covid-19 baru,” sambungnya dikutip rilis Kedubes Inggris, Selasa (22/9).

Berita Terkait : Firli Jadi Bahan Tebak-tebakan

Inggris bersama 10 negara lain berhasil membentuk komitmen "Kesepakatan Akses - COV baru" dan mengumpulkan dana kolektif sebesar 8,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp 129 triliun untuk mendukung ketersediaan vaksin Covid-19. Langkah ini bertujuan memberikan akses yang sama kepada masyarakat agar mendapat vaksin dan perawatan Virus Corona. Termasuk meningkatkan pasokan vaksin secara global. [DAY]