RMco.id  Rakyat Merdeka - Total kematian resmi global akibat Covid-19 kemungkinan lebih kecil dari jumlah yang sebenarnya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan, Senin (28/9).

Dalam berita di RMco.id yang berjudul Wuhan dan IMF Tebarkan Harapan di Tengah Corona, disebutkan, kematian global menyentuh satu juta. Dan, bisa menembus dua juta.

Berita Terkait : Pertama Di Dunia, Penerima Vaksin Covid-19 Di Tanah Air Bisa Registrasi Via WA

"Jika ada, jumlah yang dilaporkan saat ini mungkin mencerminkan perhitungan yang keliru baik menyangkut individu yang terinfeksi Covid-19 atau pun korban meninggal karenanya," kata pakar senior kedaruratan WHO, Michael Ryan, saat konferensi pers di Jenewa.

"Ketika Anda menghitung apa pun, Anda tidak dapat menghitungnya secara sempurna, namun saya pastikan bahwa jumlah saat ini kemungkinan lebih kecil dari jumlah korban Covid-19 yang sesungguhnya," katanya. 

Berita Terkait : Jokowi: Nggak Terasa Sama Sekali...

Ketika melihat Wuhan, tempat awal penyebaran Corona, dapat mengendalikan penyakit tersebut. Menurut seorang warga Wuhan, hidup mereka kini telah kembali seperti sebelumnya.

"Semua orang yang tinggal di Wuhan kini merasa nyaman," kata warga itu, dikutip Channel News Asia.

Berita Terkait : Menkes BGS: Rabu 13 Januari, Jokowi Divaksin Covid

Terlepas dari banyaknya berita yang kerap mencemaskan, masih ada harapan bagi kita. Dana Moneter Internasional (IMF) juga mengatakan prospek ekonomi tampak lebih cerah saat ini. Dibanding pada Juni lalu.

Meski saat ini masih ada sejumlah tantangan. Dan yang terpenting, sembilan kandidat vaksin sedang dalam uji klinis tahap terakhir. Menurut jadwal, beberapa akan diluncurkan tahun depan.[MEL]