RMco.id  Rakyat Merdeka - Setelah mengaku kepatil Virus Corona kepada publik, langkah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mempertahankan posisinya, terganjal. Semua agenda kampanyenya batal dan berantakan.

Kemarin, Trump sudah membatalkan jadwal kampanyenya di Florida. Seharusnya, Jumat (2/10) malam waktu setempat, dia akan bertemu pendukungnya di bandara Sanford, Florida.

Debat capres kedua dan ketiga secara face to face yang dijawalkan pada 15 Oktober dan 22 Oktober mendatang melawan rivalnya dari Demokrat, Joe Biden pun, terancam batal, mengingat Trump harus menjalani isolasi mandiri. Sejauh ini jadwal debat belum ada perubahan.

Menurut dr Eric Feigl-Ding, ahli epidemiologi, masa inkubasi bisa lima hari dan ada juga yang berlangsung antara 2 hingga 14 hari. Eric Feigl-Ding pun mengurut perjalanan penasihat kepresidenan yang dekat dengan Trump, Hope Hicks. Dia menjabarkan di Twitter-nya.

Berita Terkait : Nggak Bisa Mencuit Lagi, Akun Twitter Donald Trump Diblokir Permanen

Hicks dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona, kemarin. Beberapa jam setelahnya, Trump dan istri pun dinyatakan positif. Hicks berada di pesawat Air Force One bersama Trump saat dia melakukan perjalanan ke Cleveland, Ohio, menghadiri debat presiden perdana pada Selasa (29/9).

Menurut Feigl-Ding, saat di Ohio, tes Covid malamnya menunjukkan hal negatif. Jika di- hitung masa inkubasi, maka masih baru. Antara 15 Oktober maupun 22 Oktober, Trump berarti masih dalam masa karantina.

“Malam ini, @FLOTUS dan saya dinyatakan positif Covid- 19. Kami akan segera memulai proses karantina dan pemulihan. Kami akan melewati ini BERSAMA!,” cuit Trump, kemarin.

Trump kini berusia 74 tahun. Dia masuk dalam kategori kelompok berisiko tinggi terhadap virus yang kini sudah membunuh lebih dari 200 ribu orang di Amerika. Trump juga termasuk kategori rentan terinfeksi karena dia pria.

Baca Juga : Amanda Manopo, Keceplosan Pernah Nikah

Menurut Feigl-Ding, dari keseluruhan korban positif Covid-19, 30-50 adalah pria. “Ditambah lagi, dia juga obesitas,” cuit Feigl-Ding,” di Twitter. 

Terakhir, Trump terlihat di Gedung Putih pada Kamis (1/10) malam waktu AS. Jurnalis Gedung Putih melihat Trump tampak dalam kondisi sehat. Namun, kira-kira 17 jam setelah Trump mengumumkan dirinya positif Covid-19 via Twitter, Trump dan istri bertolak menuju Rumah Sakit Militer Walter Reed.

Trump dalam penampilan perdana, tampak mengenakan masker hitam, setelan biru navy, dan dasi biru saat hendak menaiki Helikopter Kepresidenan Marine One. Trump dan Melania akan dirawat di Walter Reed National Military Medical Center, Bethesda, Maryland.

Kondisi Trump yang sejauh ini baik, juga diungkap Juru Bicara Gedung Putih, Kayleigh McEnany. Trump disebut tetap bersemangat, hanya memiliki gejala ringan, dan tetap menjalankan tugas-tugasnya sepanjang hari.

Baca Juga : Infrastruktur Kebal Corona

“Dengan prinsip kehati-hatian dan atas rekomendasi dokter dan ahli medis, Presiden akan bekerja dari Kantor Kepresidenan di Walter Reed, selama beberapa hari ke depan. Presiden mengucapkan terima kasih atas segala bentuk dukungan yang diberikan kepadanya, dan juga Ibu Negara,” ujar McEnany, seperti dikutip USA Today, Jumat (2/10).

Fakta Trump terjangkit yang diumumkan sendiri oleh Sang Presiden sangat mengejutkan Washington dan seantero Amerika. Pasar saham langsung anjlok hanya dalam beberapa pekan sebelum Pemilihan Presiden (PIlpres) 3 November mendatang. [MEL]