RMco.id  Rakyat Merdeka - Kondisi Trump pasca dinyatakan positif Covid-19, disebut sangat membutuhkan perhatian. Hal ini diungkap Pejabat Gedung Putih, menjawab pertanyaan seputar penyakit Presiden saat ini.

"48 jam ke depan akan menjadi saat yang menentukan," ujar Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows kepada Associated Press, Minggu (4/10).

Berita Terkait : Trump Dihadang 10 Mantan Menhan AS

Seperti dilansir USA Today, dokter yang merawat ratusan pasien Covid menyebut, perjalanan Covid-19 bisa sangat bervariasi. Tiga hingga lima hari ke depan, menjadi masa-masa yang sangat penting.

Penilaian Meadows ini jelas lebih mengkhawatirkan, ketimbang dokter Gedung Putih Sean Conley, yang menyebut Trump dalam kondisi baik.

Baca Juga : Man City Vs Aston Villa, Aguero Masih Diparkir

Pejabat Gedung Putih menyebut, Trump mengalami gejala Covid ringan, setelah dinyatakan positif Corona dan diterbangkan ke RS Militer Walter Reed di Bethesda, Maryland, dengan menggunakan Helikopter Kepresidenan Marine One, Jumat (2/10) malam.

Sabtu (3/10) kemarin, Conley mengungkap, Trump tak memgalami demam selama 24 jam. Ia pun tak mendapat pasokan oksigen.

Baca Juga : Divaksin Covid-19, Tito : Tidak Terasa Apa-apa

"Trump mengalami batuk ringan, hidung tersumbat, dan kelelahan pada Kamis (1/10). Sekarang, kondisinya membaik," papar Conley.
 Selanjutnya