RMco.id  Rakyat Merdeka - Proses pemulihan kesehatan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendapatkan kritik tajam dari pelaku medis di negeri Paman Sam. Sebab, Trump diberikan obat antibodi yang belum lolos uji klinis Kondisi kesehatan.

Trump diklaim kini sudah lebih baik setelah beberapa hari lalu dinyatakan positif terpapar Virus Corona. Trump meng-update perkembangan kondisinya beberapa jam setelah kepala staf Gedung Putih Mark Meadows menyampaikan Trump akan menghadapi masa kritis.

Baca Juga : Greysia/Apriyani Sabet Gelar Juara Thailand Open 2021

“Saya datang ke sini, merasa tidak enak badan. Saya merasa jauh lebih baik sekarang. Kami bekerja keras untuk memulihkan kondisi,” kata Trump (74) melalui video di Twitter dari Rumah Sakit (RS) Walter Reed National Military Medical Center, Bethesda, Maryland.

Trump tampak tenang dan terlihat tegar ketika membahas sakitnya. Ia mengenakan blazer biru dan kemeja putih. Ia pede bisa pulih dalam waktu cepat. “Saya kira bisa segera kembali dan saya berharap bisa menyelesaikan kampanye seperti yang telah dimulai,” kata Trump optimistis.

Baca Juga : Sampai Tanah Air, Timnas U-19 Jalani Swab Test Dan Karantina Mandiri Di Hotel

“Kita akan melihat apa yang terjadi dalam beberapa hari ke depan. Saya kira ini akan menjadi ujian sebenarnya,” lanjutnya.

Trump menegaskan, dirinya akan tetap melanjutkan tugas sebagai presiden dari RS. Menurutnya, sebenarnya dia diberikan pilihan, untuk bekerja di RS atau di Gedung Putih. “Saya diberi alternatif, tetap di Gedung Putih, mengunci diri, tidak pernah keluar. Jangan juga pergi ke Ruang Oval, tetap di atas dan nikmatilah,” kata Trump.

Baca Juga : Piala Asia U-16 Batal Digelar, Bima Sakti Terima Keputusan AFC

Trump menyampaikan terima kasih kepada para pemimpin dunia atas doa dan dukungan untuk kesembuhannya. Tidak diketahui kapan video Trump itu direkam. Apakah sebelum atau sesudah Meadows memberikan penjelasan tentang kondisi trump.

Berbeda dengan keterangan Meadows, dokter kepresidenan Sean Conley mengatakan Trump sudah pulih dari beberapa gejala Covid-19, seperti demam dan batuk. Hidung Trump juga sudah tak tersumbat lagi.
 Selanjutnya