RMco.id  Rakyat Merdeka - Tim dokter yang merawat Presiden Donald Trump untuk Covid-19 sedang memantau kondisi paru-parunya. Trump telah menerima oksigen tambahan, kata mereka kepada wartawan pada Minggu (4/10/20), beberapa jam sebelum Trump dadah-dadah mengejutkan pendukung di luar RS Walter Reed.

Trump telah menggunakan dua dosis obat antiviral intravena Remdesivir selama lima hari, kata dokternya pada briefing Minggu pagi, serta steroid deksametason. Menurut dokter Gedung Putih, Sean Conley kadar oksigen dalam darah Trump sempat turun, Jumat (2/10/20) dan membaik pada hari Minggu.

Tak lama kemudian, Trump menyapa pendukungnya di luar rumah sakit militer Walter Reed Medical Center pada Minggu petang (4/10/2020). Trump tampak berada di dalam mobil sport utility vehicle (SUV) berlapis baja dan mengenakan masker.

Berita Terkait : Kepala Staf Gedung Putih: 48 Jam Ke Depan, Sangat Menentukan

Ia melambaikan tangan kepada sejumlah pendukungnya yang mengibarkan bendera Trump 2020 meneriakkan "AS! AS!" Sedangkan polisi membuat barisan di kedua sisi jalan.

Sebelumnya, Trump mengunggah sebuah video di Twitter dari kamar kepresidenan di Walter Reed Medical Center, Trump mengatakan, ia akan "memberikan kejutan kecil kepada beberapa patriot hebat yang kita miliki di jalan".

Itu merupakan penampilan pertama Trump di depan publik secara langsung sejak dia mengumumkan terinfeksi virus corona pada Jumat (2/10/2020) dini hari. Gedung Putih telah merilis pernyataan tentang sapaan singkat Trump di luar rumah sakit tempat dia dirawat karena Covid-19.

Berita Terkait : Trump Masih Sombong

"Presiden Trump mengikuti iring-iringan mobil selama beberapa menit untuk melambai kepada pendukungnya di luar, dan sekarang telah kembali ke Kamar Kepresidenan di dalam Walter Reed (Medical Center)," kata Gedung Putih.

Sementara itu, dokter di rumah sakit Walter Reed Medical Center, James Philips, mengkritik iring-iringan mobil Trump karena adanya risiko infeksi di dalam mobil.

"SUV Presiden itu tidak hanya antipeluru, tetapi tertutup rapat terhadap serangan kimiawi. Risiko penularan Covid-19 di dalam sama tingginya dengan di luar prosedur medis," tulis Philips di akun Twitter-nya.

Berita Terkait : Debat Face To Face Kedua Lawan Biden Terancam Batal

Dia mengatakan, mereka yang berada di dalam mobil Trump perlu dikarantina selama 14 hari dan berisiko sakit. Philips juga merupakan asisten profesor kedokteran emergensi di George Washington University.

Trump menghabiskan sebagian besar tahun ini dengan meremehkan risiko pandemi Covid-19, yang telah menginfeksi 7,4 juta orang Amerika, menewaskan lebih dari 209.000 orang, dan menyebabkan kemerosotan ekonomi.

Pemiliham Umum Presiden (Pilpres) AS akan berlangsung 3 November. Penyakitnya tak membuat Trump menyerah untuk menghadapi rivalnya caprea Demokrat, Joe Biden. [MEL]