RMco.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar (Kedubes) India di Jakarta, bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengadakan pameran lukisan dan foto untuk memperingati 150 tahun lahirnya Mahatma Gandhi.

Pameran yang diadakan di lobi gedung MPR/ DPR RI pada 2 hingga 8 Oktober ini dibuka Duta Besar India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat, Wakil Ketua DPR Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam), Azis Syamsuddin dan dihadiri secara virtual oleh Ketua DPR, Puan Maharani.

Baca Juga : Selangkah Lagi, Ibra Duet Dengan Mario Mandzukic

"Acara ini bukan hanya memperingati Hari Gandhi yang ke-150. Tapi juga memperingati Hari Anti Kekerasan se-dunia yang diperingati setiap 2 Oktober," ujar Dubes Rawat dalam sambutannya pada pembukaan pameran, Jumat (2/10) lalu.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kerja sama antara Indonesia dengan India, serta mengingat dan mengimplementasikan kembali nilai tentang perdamaian dan kemanusiaan yang diajarkan Mahatma Gandhi.

Baca Juga : Pandemi Tak Kunjung Usai, Bimbel Adaptasi Pembelajaran Online

"Lukisan dan foto yang dipamerkan adalah hasil karya seniman dari kelompok pekerja seni Institut Kesenian Jakarta," lanjutnya.

Semua lukisan dan foto sengaja membawa pesan mengenai kejujuran, anti kekerasan dan Satyagraha, yang merupakan prinsip utama Gandhi dalam menyebarkan perdamaian. “India-Indonesia perlu berperan aktif menjaga perdamaian dunia, khususnya dalam pengembangan konsep Indo-Pasifik yang inklusif dan damai,” ujar Rawat.

Baca Juga : Jokowi: Banjir Kalsel Terbesar Dalam 50 Tahun Terakhir

Hari Tanpa Kekerasan Internasional diperingati setiap 2 Oktober, bertepatan hari ulang tahun Mahatma Gandhi. Hari raya ini disebut Gandhi Jayanti di India.

Peraih Nobel Perdamaian itu lahir pada 2 Oktober 1869 dengan nama Mohandas Karamchand Gandi. Untuk mengenang perjuangannya, badan internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Tanpa Kekerasan Internasional. Resolusi yang dibuat Majelis Umum PBB tersebut meminta semua negara anggota PBB untuk memperingati 2 Oktober dengan cara yang tepat, dan menyebarkan pesan tanpa kekerasan, termasuk melalui kepedulian masyarakat dan pendidikan. [DAY]