RMco.id  Rakyat Merdeka - “Saya akan mengembalikan kemampuan saya berbahasa Indonesia dengan membaca dua buku ini. Saya sangat kangen Indonesia setelah meninggalkan negara itu sejak tahun 1994,” kata Nicola Brennan-Brugha, Duta Besar Irlandia di Addis Ababa setelah menerima dua buku berbahasa Indonesia yang diberikan oleh Duta Besar Al Busyra Basnur di KBRI Addis Ababa, Selasa (6/10).

Buku tersebut adalah “Diplomasi Publik, Catatan, Inspirasi dan Harapan” (2018) dan “Catatan Duta Besar Republik Indonesia, ETHIOPIA” (2020) yang ditulis oleh Duta Besar Al Busyra Basnur.

Baca Juga : Kinerja Positif, BTN Salurkan Pembiyaaan Dana PEN Rp 18,15 T

Meskipun baru pertama kali berjumpa, pertemuan kedua Duta Besar dari dua negara bersahabat tersebut berlangsung akrab dan menggunakan bahasa Indonesia.

Duta Besar Nicola adalah Duta Besar Irlandia yang baru tiba di Addis Ababa awal September 2020. Dia bertemu Duta Besar Al Busyra Basnur untuk memperkenalkan diri sebagai Duta Besar yang baru, sekaligus melepas rindunya terhadap Indonesia.

Baca Juga : Bamsoet Minta Masyarakat Tak Percaya Hoaks Isi UU Cipta Karya

“Duta Besar Nicola pernah tinggal di Indonesia selama tujuh tahun, sejak 1987 sampai 1994. Pada waktu itu Nicola bekerja untuk NGO Inggris Voluntary Service Overseas (VSO) ditempatkan di Indonesia. Bahasa Indonesianya bagus,” kata Al Busyra.

“Saya melihat dan merasakan dengan jelas, Nicola punya hubungan emosional yang sangat erat dengan Indonesia. Maklumlah, tujuh tahun merupakan waktu yang cukup lama. Di Jakarta Nicola bermukim di daerah Pejompongan,” tambah Al Busyra.

Baca Juga : Perlindungan Diri, Benteng Pertahanan Utama Tenaga Kesehatan

Pada pertemuan yang berlangsung selama satu jam it, Nicola juga melakukan tur singkat di gedung KBRI, kediaman Duta Besar RI dan komplek KBRI Addis Ababa. [PYB]