RMco.id  Rakyat Merdeka - Penanganan pandemi Covid-19 di masa pemerintahan Donald Trump, mendapat kritikan tajam dari Senator Kamala Harris. Dalam Debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) perdana melawan Wapres petahana Mike Pence pada Rabu (7/10), Harris bahkan menyebut cara Trump menangani Covid sebagai kegagalan terbesar dalam sejarah Presiden AS.

Debat yang digelar di University of Utah, Saklt Lake City itu berlangsung dengan protokol kesehatan ketat, demi mencegah risiko penularan Covid-19. Harris dan Pence terpisah jarak 4 meter, dan dihalangi oleh partisi berbahan plexiglass.  

“Seluruh rakyat Amerika menjadi saksi atas kegagalan pemerintahan terbesar dalam sejarah di negara kita. Pemerintahan Trump sudah kehilangan haknya untuk dipilih kembali,” kata Senator California dari Partai Demokrat ini.

Berita Terkait : Donald Trump Cuek

Asal tahu saja, sejak pandemi Covid berjangkit di Negeri Paman Sam pada Februari 2020, lebih dari 7 juta warga AS telah terinfeksi, lebih dari 212 ribu orang terpaksa meregang nyawa. Bahkan, pekan lalu, Presiden Trump terinfeksi Corona.

Diserang seperti ini, Pence bela diri. Menurutnya, sejak awal, Trump telah berjuang untuk menomorsatukan kesehatan warga AS. “Di awal pandemi, Biden justru menentang Trump untuk membatasi penerbangan dari China. Padahal, itu bisa menekan penyebaran virus Covid. Kita jadi seperti mengulur waktu,” ujarnya.

Pence juga menyebut, rencana Biden untuk menangani penyebaran Covid, sama persis dengan apa yang telah dilakukan oleh Trump. Namun, Harris dengan serta-merta membantahnya. “Wakil Presiden boleh mengatakan bahwa segala sesuatunya telah dilakukan. Tapi faktanya, nol besar,” ujarnya.

Berita Terkait : Siapa Pun Presidennya, AS Tetap Musuh Korut

Ketika ditanya moderator Susan Page dari USA Today, tentang bagaimana Gedung Putih berharap warga Amerika dapat menjalankan protokol kesehatan dengan baik, semisal memakai masker (padahal Trump tidak mencontohkan hal tersebut, Red), Pence menjawab simpel.

“Presiden Trump dan saya percaya, seluruh rakyat Amerika bisa membuat keputusan terbaik untuk kesehatannya,” ujarnya.

Pence bahkan menuding Harris bermain politik di atas nyawa rakyat, dengan mengatakan ia hanya menyetujui vaksin di bawah pemerintahan Trump, bila ada rekomendasi dari kalangan medis. “Kalau Trump meminta kami untuk vaksin, saya dengan tegas menolak,” cetus Harris. [DAY]