RMco.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Jerman Arief Havas Oegroseno menerima langsung bantuan alat kesehatan (alkes) dari Wali Kota Berlin, Michael Muller pada Kamis (8/10).

Muller menyebut, pemberian bantuan yang diperuntukkan bagi DKI Jakarta ini merupakan wujud solidaritas antara dua kota kembar yang telah menjalin kerja sama sejak April 1994. Jakarta merupakan kota pertama di Asia Tenggara yang memiliki kerja sama kota kembar dengan Berlin.

Bantuan awal alat kesehatan tersebut berupa 24.000 masker tipe IIR (tersertifikasi EN 14683 /ASTM F2100 level 1-2), 4.500 masker FFP 2 (tersertifikasi EN 149 /sebanding N95) dan 8000 sterile swabs in tube for PCR Test of Covid-19. Setelah serah terima kepada Dubes Oegroseno, bantuan alat kesehatan tersebut akan langsung dikirimkan oleh Pemerintah Berlin ke Jakarta. “Saat ini, seluruh belahan dunia sedang mengalami masa-masa sulit. Dalam masa seperti ini, wujud solidaritas, baik berupa bantuan kemanusiaan atau pun pertukaran pengalaman dan pengetahuan sangat nyata dibutuhkan," ujar Muller.

Baca Juga : Greysia/Apriyani Sabet Gelar Juara Thailand Open 2021

Menurutnya, sebagai kota yang memiliki populitas penduduk yang sangat padat, wujud solidaritas ini sangat relevan. Alat kesehatan yang diberikan tersebut akan digunakan di dua rumah sakit daerah di Jakarta. Diharapakan, alat kesehatan ini dapat membantu menekan angka kasus dan meningkatkan volume tes Covid-19 di Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Dubes Havas menyampaikan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. “Atas nama Pemerintah Indonesia, khususnya Pemerintah DKI Jakarta, saya mengucapkan terima kasih atas solidaritas tinggi Pemerintah Berlin. Ini melengkapi kerja sama di berbagai bidang yang telah berjalan baik selama ini," ujar Dubes Havas dikutip dari rilis resmi KBRI Berlin.

Lebih lanjut dia menjelaskan, kerja sama Kota Kembar Jakarta – Berlin bukan hanya formalitas belaka. Namun sangat banyak kerja sama konkrit yang telah dihasilkan.

Baca Juga : Inspeksi ke Bandara Soetta, Menhub Pastikan Keselamatan Penerbangan

Dalam dua tahun terakhir ini misalnya, kerja sama start-up Jakarta – Berlin terus aktif berjalan. Selain itu dalam konteks kerja sama Smart City, pegawai Pemerintah Kota Berlin juga ditugaskan ke Jakarta.

Di bidang olah raga, Pemerintah Berlin juga telah mengirimkan pelatih sepak bola untuk tim U-18 DKI Jakarta. Sebaliknya, Jakarta juga mengirimkan pelatih badminton ke Berlin. Sejumlah turnamen di kedua cabang oleh raga ini juga digelar untuk mendekatkan hubungan antar dua kota.

Pada 2019 lalu, Pemerintah Jakarta juga meneyeleggarakan peringatan ulang tahun perak Jakarta Berlin melalui pagelaran busana, tari dan kuliner di Kota Berlin.

Baca Juga : Sampai Tanah Air, Timnas U-19 Jalani Swab Test Dan Karantina Mandiri Di Hotel

Wali Kota Müller dan Dubes Havas meyakini banyak potensi kerja sama lain yang masih bisa digarap. Terkait Covid-19, Jakarta dan Berlin juga terus berkoordinasi untuk meningkatkan kerja sama guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

Komunikasi sejauh ini juga telah dilakukan dalam serangkaian konferensi video antara Wali Kota Berlin dan Gubernur DKI Jakarta. Di antara aspek penting yang dibahas adalah terkait obat-obatan, perangkat kesehatan dan menemukan cara paling efektif untuk pemberian bantuan secara cepat. [DAY]