Duta Besar Inggris Untuk Indonesia Moazzam Malik

Ungkap Resep Jakarta-London Lengket Sampai 70 Tahun

Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir bersama Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik (kanan) berjabat tangan saat menghadiri acara Peringatan 70 tahun Hubungan Diplomatik antara Inggris dan Indonesia di Jakarta, Selasa (12/3). (Foto : M QORI HALIANA/rakyat merdeka).
Klik untuk perbesar
Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir bersama Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik (kanan) berjabat tangan saat menghadiri acara Peringatan 70 tahun Hubungan Diplomatik antara Inggris dan Indonesia di Jakarta, Selasa (12/3). (Foto : M QORI HALIANA/rakyat merdeka).

 Sebelumnya 
Hambatan Investasi

Meski sudah lama bekerja sama, masih ada saja masalah yang dihadapi baik dari sisi Indonesia dan Inggris. Dari sisi Inggris, menurut Dubes Malik, masalah mendesak adalah hambatan yang dihadapi investor dari negaranya yang berusaha masuk ke Indonesia.

Baca Juga : Menkop Minta Koperasi Jadi Tulang Punggung Ekonomi

“Salah satu hambatan adalah belum ada jalur yang mudah untuk pekerja asing. Padahal, untuk posisi-posisi tertentu sangat dibutuhkan pekerja asing dari kalangan ahli,” katanya.

Dia juga menyampaikan, para investor Inggris ingin Indonesia menerapkan regulasi yang terbuka. Hal itu penting agar daya tarik Indonesia lebih tinggi dibandingkan negara-negara di kawasan lainnya.

Baca Juga : Generali Indonesia Buka Kantor Keagenan Di Jambi

“Harus ciptakan iklim investasi yang kompetitif. Selama periode Pak Jokowi ada kemajuan dari sisi kemudahan berbisnis. Peningkatan ini sangat disambut perusahaan Inggris. Tapi masih banyak hal yang perlu dikerjakan,” tandasnya. [DAY]