RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah, DPR dan berbagai lembaga non-pemerintah diharapkan terus memperkuat komitmen untuk memperluas jangkauan negara partner kerja sama program pertukaran pemuda antar negara.

Karena program pemuda internasional ini tidak hanya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, tetapi juga untuk mendukung penyelenggaraan diplomasi Indonesia.

Hal ini dikatakan Duta Besar (Dubes) RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika Al Busyra Basnur di hadapan para alumni pertukaran pemuda antar negara, dalam acara Rembuk Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) secara virtual, Sabtu (28/11).

Baca Juga : Menteri Uno Dukung Pembangunan Homestay Untuk Gejot Wisata Mandalika

Rembuk PPAN yang  diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olah Raga itu, diikuti oleh alumni berbagai program pemuda internasional, yang diselenggarakan Indonesia sejak 1973. Baik yang berada di pusat maupun di daerah.

Dubes Al Busyra yang juga mantan aktivis pemuda, dan pernah mengikuti program pertukaran pemuda Indonesia-Kanada sebagai peserta tahun 1984-1985, dan menjadi group leader tahun 1986-1987 berharap, materi program pertukaran pemuda internasional dapat terus disesuaikan dengan prioritas diplomasi dan politik luar negeri Indonesia. Terutama, di bidang ekonomi.

Demikian pula halnya dengan negara-negara partner kerja sama. Perlu juga mengacu kepada prioritas kawasan.

Baca Juga : Son Takjub Dengan Gaya Melatih Mourinho

“Pada pertengahan tahun 2020, KBRI Addis Ababa bersama stakeholders di Indonesia berencana menyelenggarakan program pertukaran pemuda Indonesia-Ethiopia berbasis start-up business. Namun harus ditunda karena pandemi Covid-19," papar Dubes Al Busyra.

"Juni 2019,  KBRI juga menyelenggarakan 1st Indonesia-Ethiopia Young Entrepreneurs Forum, untuk meningkatkan konektivitas pemuda Indonesia dengan Ethiopia,” tambahnya.

Rembuk PPAN yang berlangsung dua hari, Sabtu (28/11) dan Minggu (29/11) tersebut, dibuka secara resmi oleh Asrorun Ni’am Sholeh, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Kemenpora.

Baca Juga : Marquez, Ngebut Pemulihan Demi Seri Pembuka MotoGP 2021

Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin, alumni pertukaran pemuda antar negara Azwar Hasan dan Tyovan Ari Widagdo, serta Dinna Prapto Raharja turut menjadi pembicara dalam seminar tersebut. [HES]