Duta Besar Indonesia untuk Inggris Rizal Sukma

Aroma Kopi Nusantara Semarakkan Somerset House London

Suasana sesi cupping kopi khas Indonesia di Somerset House London. (Foto KBRI London)
Klik untuk perbesar
Suasana sesi cupping kopi khas Indonesia di Somerset House London. (Foto KBRI London)

RMco.id  Rakyat Merdeka - East Wing Somerset House, gedung neoklasikal berusia 200 tahun di jantung kota London, dipadati importir dan pencinta kopi asal Inggris. Mereka datang untuk “mencium aroma” ragam kopi Indonesia dalam pameran dan forum bisnis Indonesia Coffee Day.

Acara yang digelar 22 November lalu melibatkan 10 pelaku industri kopi Nusantara. Kopi Pagalaram, Gayo Mandiri, Malabar, Bali Arabica, Dialog Coffee, Kopi Sarongge, Work Coffee, Ngopi Yuk serta Petimera hadir membawa ragam kopi dari Aceh, Bali, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera dan Flores. Seluruh jenis kopi tersebut kemudian dipresentasikan dalam sesi coffee cupping yang dipandu Syafrudin dari Specialty Coffee Association Indonesia.

Berita Terkait : Promosi Nusantara Menarik Banyak Pengunjung Sea Festival 2019

Dalam sambutannya, Duta Besar Indonesia untuk Inggris Rizal Sukma menyoroti betapa besar potensi transaksi perdagangan di sektor kopi antara Indonesia dengan Inggris.
“Sebagai produsen kopi terbesar ke keempat, diharapkan pameran tunggal pertama di Inggris ini dapat memperbanyak ekspor produk kopi Indonesia di Inggris,” kata Dubes Rizal.

Hadir sebagai pembicara adalah Coffee Supply Chain Manager Fairtrade Foundation, Anna Pierides. Dia menyoroti peran sertifikasi Fairtrade Foundation dalam membantu petani kopi Indonesia. “Yang menarik dari kopi Fairtrade adalah bahwa hampir seluruh produksi kopi Fairtrade adalah organik, dan bahwa keikutsertaan petani Indonesia dalam Fairtrade telah menghasilkan premium senilai 4,8 juta dolar AS,” ujar Anna.

Berita Terkait : Ajak APIK Ambil Bagian Proyek Ibu Kota Baru

Dubes Rizal dalam kesempatan terpisah menyampaikan, dengan terjadinya pergeseran budaya minum teh menjadi minum kopi di Inggris, Indonesia berada dalam posisi strategis untuk memasuki pasar kopi, khususnya specialty coffee. Dia menilai potensi besar kopi Indonesia di Inggris belum dioptimalkan. “Hal ini yang menjadikan promosi kopi Indonesia melalui Indonesia Coffee Day menjadi salah satu prioritas diplomasi ekonomi KBRI London,” lanjutnya.

Rizal berharap berbagai pihak turut mendorong mengembangkan industri kopi Indonesia, sebagaimana yang dilakukan Bank Indonesia dan Bank Mandiri yang telah bermitra dengan beberapa petani kopi di Tanah Air. [DAY]