RMco.id  Rakyat Merdeka - Lima tahun bertugas di Indonesia memberi Moazzam Malik kesempatan melihat perkembangan Indonesia. Sebagai negara dengan mayoritas berpenduduk Muslim, Indonesia dinilai sebagai contoh bagi negara berkembang.

“Indonesia merupakan negara yang menginspirasi bagi banyak negara. Negara saya juga terinspirasi dengan cara Indonesia yang memberlakukan warganya dengan adil,” ujar Duta Besar Inggris untuk Indonesia tersebut.

Ditemui usai acara penanaman pohon di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Menteng, Jakarta, Minggu (12/5), Dubes Malik menyebut Indonesia sebagai negara yang sukses menyeimbangkan antara demokrasi dan toleransi beragama.

Baca Juga : Menteri Sri Mulyani Usul Pemda Disuntik Insentif

“Ini bisa dicontoh negara lain yang masih mencoba sistem ketatanegaraan yang seimbang,” ujarnya.

Selama bertugas di Indonesia, Dubes Malik mengaku melihat besarnya toleransi beragama di Indonesia. “Semua pemeluk agama memiliki hak dan kebebasan menjalankan kepercayaan mereka dan merayakan hari besar keagamaan dengan damai. Ini merupakan contoh yang menginspirasi banyak pihak,” pujinya.

Ditambah lagi, Indonesia baru saja menyelesaikan proses pesta demokrasi serentak pada 17 April. “Saya melihat pemilu Indonesia sangat lancar dan damai. Saya salut dengan para petugas pelaksana,” sambungnya.

Baca Juga : Telkomsel Luncurin Paket Data Terjangkau Untuk Perguruan Tinggi

Ditanya apa ada hal lain lagi yang ‘ngangenin’ dari Indonesia, Dubes Malik menyebut soal kecintaan Indonesia akan sepak bola. Dia memang seorang penggila sepak bola. Dia adalah fans berat klub sepak bola Inggris Liverpool. Diplomat keturunan Pakistan ini sangat sering muncul di acara nobar pertandingan liga Inggris.

Bahkan, di pertandingan terakhir di musim 2018-2019, Dubes Malik terlihat ikut nobar pertandingan Liverpool versus Wolverhampton Wanderers di Cilandak Town Square, Jakarta, Minggu malam (12/5).

“Indonesia merupakan negara besar yang hebat. Punya potensi yang bisa digali bersama. Inggris akan selalu bersama Indonesia,” tandasnya. [DAY]