Cegah Hoaks Jelang Pengumuman Hasil Pemilu

India Blokir Google dan Medsos

Petugas penghitungan suara di Bengal Barat, India, kemarin, menyerahkan hasil penghitungan suara untuk diserahkan ke komisi pemilihan pusat di New Delhi. (Foto : TOI).
Klik untuk perbesar
Petugas penghitungan suara di Bengal Barat, India, kemarin, menyerahkan hasil penghitungan suara untuk diserahkan ke komisi pemilihan pusat di New Delhi. (Foto : TOI).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menjelang pengumuman hasil resmi pemilu, Kamis malam (23/5) waktu setempat, otoritas India memblokir akses Google dan media sosial (medsos). Demi menghindari hoaks.

Panitia pelaksana pemilu India menghitung lebih dari 600 juta suara mulai pukul 8 pagi waktu setempat, Kamis (23/5). Rakyat India merasakan pemblokiran ke mesin pencarian raksasa ini sejak Rabu petang (22/5). Setiap kali mereka memasukkan kata kunci ke mesin pencari, tidak ada hasil yang muncul.

Tidak hanya itu, akses aplikasi komunikasi WhatsApp pun dibatasi. Masalah keamanan dan menghindari kemungkinan penyebaran hasutan menjadi alasan utama pembatasan ini. WhatsApp telah meresponsnya dengan membatasi kemampuan pengguna dalam meneruskan pesan dan menyiarkannya ke grup besar.

Baca Juga : PLN Siapkan SPKLU Di Surabaya

“Kami saat ini mengalami masalah pemberian indeks yang dapat menyebabkan keluarnya berita lama dalam beberapa kasus,” tulis akun Webmaster Google di Twitter, seperti dikutip dari The Independent, kemarin.

Google berjanji untuk mengirimkan informasi lebih lanjut ketika ada pembaruan dan sistem sudah diperbaiki. Pihak pengelola WhatsApp pun membenarkan pihaknya membatasi pengiriman pesan setelah diminta Pemerintah India.

“Kami bertemu petinggi partai dan pemerintah menyampaikan pandangan mereka. Kami sepakat membatasi penyebaran pesan dalam skala besar demi menekan perilaku mencurigakan,” terang juru bicara WhatsApp, Carl Woog.

Baca Juga : Van Dijk Tak Butuh Rekor

Sebelumnya, pihak berwenang India telah membenarkan pembatasan internet dengan alasan menjaga keamanan publik, di tengah kekhawatiran meluasnya kekerasan massa dan main hakim sendiri.

Kabar pembatasan dan pemblokiran sementara ini membuat warga Negeri Gangga itu kesal. Mereka merasa dibatasi untuk mencari informasi dan berita terbaru terkait pemilu. “Sialan, hasil pemilu di India akan diumumkan besok dan tidak ada yang bisa kita ketahui,” tulis seorang warganet, menjawab cuitan Google, dengan dibubuhi sederet emoji sedih.

“Menakutkan. Kita sementara buta informasi. Semoga masalah ini segera diselesaikan,” komentar netizen lainnya.

Baca Juga : Setelah AS dan Australia, Thailand Laporkan Kematian Pertama Akibat Corona

Sementara itu, hasil jajak pendapat terhadap pemilu menunjukkan bahwa koalisi pemerintah berkuasa, di bawah kepemimpinan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi, diperkirakan akan kembali menang dalam pemilu.
 Selanjutnya