Cegah Hoaks Jelang Pengumuman Hasil Pemilu

India Blokir Google dan Medsos

Petugas penghitungan suara di Bengal Barat, India, kemarin, menyerahkan hasil penghitungan suara untuk diserahkan ke komisi pemilihan pusat di New Delhi. (Foto : TOI).
Klik untuk perbesar
Petugas penghitungan suara di Bengal Barat, India, kemarin, menyerahkan hasil penghitungan suara untuk diserahkan ke komisi pemilihan pusat di New Delhi. (Foto : TOI).

 Sebelumnya 
Persiapan Kemenangan

Selagi suara dihitung, Aliansi Nasional Demokrat (NDA), yang merupakan koalisi partai PM Modi, Partai Bharatiya Janata (BJP), bersiap melakukan perayaan kemenangan. Panggung besar dengan hiasan bunga sudah dipersiapkan untuk menjadi lokasi pidato kemenangan Modi.

Baca Juga : KBRI Dukung Pameran Hannover Messe 2020 di Paris

Selagi pihak koalisi pemerintahan menyiapkan upacara kemenangan, pihak oposisi terus menyebutkan kabar kemenangan NDA sebagai ‘gosip’ belaka.

“Jangan mau percaya hasil penghitungan sementara yang beredar. Tunggu hingga pengumuman resmi,” ujar pesaing utama Modi, Rahul Gandhi.

Baca Juga : Terpilih Jadi PM Malaysia ke-8, Muhyiddin Sujud Syukur di Rumahnya

Oposisi juga menuduh mesin suara otomatis (EVM), yang dipakai selama pemilu sangat mudah ‘diutak-atik’ untuk memanipulasi hasil penghitungan.

Mereka pun meminta pengumuman hasil pemilu ditunda sampai hasil audit manual relawan oposisi selesai menghitung suara dari pelosok India. Namun, saran ini ditolak komisi pemilu. Mereka menegaskan, EVM sangat bisa dipercaya dan tak akan bisa diakali tangan jahil. [DAY]