Tunda Penebangan Pohon, KLHK Salurkan Pinjaman Rp 27 M

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyalurkan dana pinjaman sebesar Rp 27 Miliar kepada 281 petani hutan yang tergabung dalam 12 Kelompok Tani Hutan Rakyat (KTHR) di Garut, Jawa Barat. (Foto: Humas KLHK).
Klik untuk perbesar
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyalurkan dana pinjaman sebesar Rp 27 Miliar kepada 281 petani hutan yang tergabung dalam 12 Kelompok Tani Hutan Rakyat (KTHR) di Garut, Jawa Barat. (Foto: Humas KLHK).

 Sebelumnya 
Saat ini, pinjaman tunda tebang atau refinancing di Garut mencapai 43% dari jumlah pinjaman tunda tebang/refinancing di Jawa Barat.

Sementara Jawa Barat berkontribusi sebesar 26% dari jumlah pinjaman di Indonesia. Tujuan pinjaman Tunda Tebang sendiri yaitu untuk mendukung upaya menunda penebangan pohon agar dicapai umur masak tebang, sehingga diperoleh ekonomi pohon yang optimal.

Berita Terkait : Menteri Siti Komitmen Jadikan ASN KLHK Sebagai SDM Unggul

Selanjutnya, dana yang diberikan dapat mendukung kegiatan ekonomi produktif guna membantu peningkatan kesejahteraan petani hutan. Sejumlah usaha produktif yang dapat menjadi pilihan diantaranya ternak hewan, modal usaha pertanian, membuka usaha warung/kelontong, modal usaha sewa peralatan pesta, dan usaha angkutan pedesaan.

Selain Pinjaman Tunda Tebang dan Refinancing Tanaman Kehutanan, BLU Pusat P2H menyediakan jenis pinjaman lain yaitu Pinjaman Pembuatan Tanaman Kehutanan, Pinjaman Pembibitan Tanaman Kehutanan, Pinjaman Pemeliharaan Tanaman Kehutanan, Pinjaman Komoditas Non Kehutanan, Pinjaman Pemanenan Tanaman Kehutanan, Pinjaman Pemungutan HHBK, Pinjaman Pengolahan Hasil Hutan, dan Pinjaman Penyediaan Sarana Produksi.

Berita Terkait : Keren, Penerima Apresiasi Wana Lestari Bisa Ikut Upacara di Istana Negara

Pada kesempatan tersebut juga hadir perwakilan dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Pimpinan BRI Cabang Garut, dan pihak notaris. [SRI]