Nurul Safarid Ditangkap Tim Satgas Anti Mafia Bola

PSSI : Hukum Harus Ditegakkan

Klik untuk perbesar
Sekjen PSSI, Ratu Tisha saat memberikan penjelasan soal tertangkapnya wasit Nurul Safarid dalam kasus kecurangan dalam pengaturan skor, Selasa (8/1). (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - PSSI angkat bicara terkait penangkapan wasit Liga 3, Nurul Safarid oleh Tim Satgas Antimafia Bola. Nurul Safarid digelandang polisi di Garut, Jawa Barat pada Senin (7/1).

Sekretaris jendral PSSI, Ratu Tisha mengatakan, setiap hal yang berkaitan dengan hukum positif yang harus ditegakan oleh kepolisian, PSSI sepenuhnya mendukung. "PSSI menghargai hal tersebut, ikuti proses hukumnya dengan baik, baik mengenai hukum individu per individu," kata Tisha saat ditemui usai drawing Piala Indonesia di Jakarta, Selasa (8/1).

Tisha menjelaskan, dalam pemilihan setiap pertandingannya, wasit ditentukan dapat memimpin pertandingan tergantung rangking. "Pertama referee asesor di lapangan dan remote video di lapangan melalui tayangan ulang. Kedua, referee teknikal director PSSI, dan yang ketiga video dikirim ke JFA untuk wasit," terang Tisha.

Ketiga elemen ini dievaluasi, diberikan kepada Komite Wasit dan setiap pekan dibuatkan rangking untuk si wasit. Mana yang paling terbaik dan mana yang paling buruk. Sama seperti pemain ada yang peaknya bagus dan ada yang tidak. Nah, dari rengking yang ada dicocokan dengan, yang namanya, tingkat kesulitan pertandingan," ujarnya.
 Selanjutnya 

RM Video