Suhendra, Sosok Di Balik Lengsernya Edy Rahmayadi

Klik untuk perbesar
Ketua KPSN, Suhendra Hadikuntono . (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Suhendra in, Edy out! Itulah asal mula mundurnya Edy Rahmayadi dari jabatan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Sosok yang dominan dan ahli strategi sebagai mantan Pangkostrad dan jenderal yang sangat berpengaruh itu akhirnya tumbang juga.

Sebelum menyatakan mundur, Edy menyindir sejumlah pengurus sepak bola, termasuk Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar, dan tentu saja KPSN yang pada 9 Januari 2019 menggelar diskusi bertajuk, “Menuju Sepak Bola Bersih, Berprestasi, Tanpa Mafia” di Hotel Bidakara, Jakarta, meski tidak secara eksplisit menyebut KPSN . “Jangan ada yang mengkhianati PSSI. Saya tahu ada orang-orang di depan saya ini yang menghadiri acara di luar acara PSSI,” ujar Edy.  

Berita Terkait : KPSN Berikan 100 Bola Pada Siswa Madrasah Tertua di Indonesia

Prihatin dengan kondisi persepakbolaan nasional yang tak kunjung berprestasi baik di tingkat Asia Tenggara, Asia, apalagi di tingkat dunia yang berkelindan dengan maraknya kasus suap pengaturan skor pertandingan atau match fixing, Suhendra pun mendirikan KPSN pada awal Oktober 2018 dengan merekrut para ahli di bidangnya, mulai dari mantan anggota Komite Eksekutif PSSI, mantan pemain, mantan pelatih, praktisi hukum, dan reporter sepak bola. 


Hasilnya, hanya dalam 4 bulan, KPSN mampu menumbangkan Edy Rahmayadi yang merangkap jabatan Gubernur Sumatera Utara. “PSSI ibarat anak tiri ketika dipimpin seorang gubernur,” jelas Suhendra kepada wartawan yang menghubunginya dari Nusa Dua, Bali, tempat berlangsungnya Kongres PSSI, Minggu (20/1).

Berita Terkait : Kongres Luar Biasa PSSI November 2019 Ditempatkan di Kalimantan

Pernyataan itu disampaikan Suhendra hanya beberapa saat setelah Edy menyatakan mundur untuk kemudian digantikan Wakil Ketua Umum I PSSI Joko Driyono. “Beliau seorang jenderal, kalau saya hanya mantan anak jalanan yang baca  buku,” kata Suhendra membandingkan dirinya dengan Edy Rahmayadi.
 Selanjutnya