Bantu Polisi Usut Kasus Pengaturan Skor

Mantan Kapolri Masuk Tim Bentukan PSSI

Klik untuk perbesar
Badrodin Haiti. (Foto : istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Susunan keanggotaan Komite Adhoc Integritas PSSI akhirnya terbentuk. Komite ini nantinya akan membantu Tim Satgas Antimafia Sepakbola yang dibentuk polisi. Mantan Kapolri masuk tim.

Ketua Komite Adhoc Integritas, Ahmad Riyadh, mengatakan beberapa yang masuk merupakan orang pilihan yang berintegritas tinggi.

Berita Terkait : Kementan Pacu Pengembangan Sentra Tanaman Hias di Tawangmangu


Di antara anggotanya yakni mantan Kapolri Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, Dr Nur Rachmat Jampidum di Kejaksaan Agung dan Muhammad Saleh, Guru Besar Unair yang juga mantan Wakil Ketua Umum Mahkamah Agung, sebagai penasihat.

Sedangkan anggota yang ditunjuk yakni Abdul Rahmad Budiono (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang), Brigjen Polisi Hilman SIK dan Daru Trisadono (Kejagung). "Ini sesuai dengan amanat dari Exco yang endorse ke kongres, bahwa dalam dua pekan harus membentuk struktur keanggotaan tim ad hoc integritas. Maka hari ini, sebelum dua pekan, kami sudah punya nama-nama," kata Ahmad Riyadh di Kantor PSSI FX Sudirman, Jakarta, Jumat (1/2) siang.

Berita Terkait : Besok, PSSI dan FIFA Bahas Kasus Pengaturan Skor

Ahmad Riyadh menambahkan, tugas pertama Komite Ad Hoc Integritas adalah membenahi internal selama sebulan. Salah satunya untuk berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, Kejaksaan, Kemenpora, pemerintah dan instansi lain.


Riyadh yang pernah menjabat sebagai Komite Banding PSSI di tahun 2011 itu menyatakan jumlah lima orang yang terlibat di Komite Ad Hoc Integritas saat ini terbilang cukup. Ia bakal melihat perkembangan intensitas pekerjaan sebelum memutuskan untuk menambah dua personel lain.

Berita Terkait : IPW Pertanyakan Kasus Plt Ketum PSSI

"Kami sudah berkomunikasi dengan FIFA dan AFC. Memberikan informasi secara tertutup. Pertemuan dengan AFC sudah dilakukan guna mendapatkan gambaran frame pertama," ucapnya.

Terkait beberapa hukuman yang telah diberikan oleh Tim Satgas Antimafia Bola, kepada sejumlah anggota Exco PSSI dan lainnya, Ahmad Riyadh mengaku pihaknya akan menghormati. Namun, untuk selanjutnya, Komite Ad Hoc Integritas akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menyikapi atau menindaklanjuti adanya temuan-temuan pelanggaran terbaru. [WUR]

RM Video