Panitia : Laporan Keuangan Piala Presiden Sangat Transparan

Klik untuk perbesar
Logo Piala Presiden 2019. (Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pada perhelatan Piala Presiden 2019, transparansi keuangan menjadi sangat penting.  Panitia Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC)  bekerjasama agar Piala Presiden berjalan sesuai yang diinginkan.

Dijelaskan anggota SC Piala Presiden 2019, Bontor Tobing, proses detail yang pelaksanaan oleh OC adalah penyelenggaraan pertandingan, finansial, marketing, sampai dengan aspek publikasi. Dalam prosesnya, semua penyelenggaraannya akan diawasi dan diarahkan oleh Steering Committee (SC).

Berita Terkait : Eden Jadi Bintang, Tim-tim Unggulan Menang

Seperti perhelatan Piala Presiden edisi sebelumnya, anggota SC ini terdiri dari figur-figur yang berasal dari beragam latar belakang yang berbeda. Ada politikus, tokoh pemerintahan, kepolisian, sampai dengan pengacara.

“Tugas kami sebagai SC yang berada di bawah bapak Maruarar Sirait, yakni mengawasi bagaimana OC agar bisa bekerja maksimal. Semua dilakukan agar bisa fairplay,” jelas Bontor Tobing pada Jumat (8/3).

Berita Terkait : Bacaan Al Quran Awali Sidang Parlemen Selandia Baru

Dikatakan Bontor, salah satu proses penting yang akan dipantau dan diarahkan sejak awal ialah transparansi. Terutama transparansi soal keuangan. “Untuk keuangan , Pinsip yang dikedepankan adalah transparan. Jadi semua laporan dari keuangan harus betul-betul dibukukan dengan baik dan nantinya langsung direport ke PwC selaku auditor,” tambahnya.

Proses audit dan pengawasan pada Piala Presiden 2019 dipastikan tidak akan berlama-lama. “Setiap habis satu tahapan, langsung dikirim ke PwC dan PwC akan mengaudit. Jadi setelah selesai partai final, dalam jangka waktu seminggu bisa langsung ada report dari PwC,” beber Bontor yang kesehariannya berprofesi sebagai penngacara tersebut.

Berita Terkait : Jadwal Piala Presiden Tidak Akan Merugikan Klub

Dalam proses audit dan pengawasan dalam banyak hal, Bontor memastikan tidak ada anggaran operasional untuk SC. Semua pembiayaan tugas operasional SC selama Piala Presiden 2019, merupakan dana pribadi. Tidak menggunakan dana dari OC. Kesepakatan ini berlaku ketika anggota SC berkunjung ke beberapa kota tempat perhelatan Piala presiden 2019.

“Jadi memang orang-orang profesional, swadaya sendiri untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Kami juga sudah diinstruksikan oleh ketua SC untuk langsung terjun ke lapangan untuk berkomunikasi langsung dengan wasit, pemain, agar tidak usah takut melaksanakan tugasnya, melaksanakan permainan, agar terhindar dari pihak-pihak yang nakal yang tidak berkepentingan,” pungkas dia. [WUR]

RM Video