Etika Politik Dalam Al-Qur’an (16)

Menegakkan Keadilan

Nasaruddin Umar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Salah satu etika paling mendasar di dalam Al-Qur’an ialah menegakkan rasa adil. Bahkan Al-Qur’an mengisyaratkan bentuk dan sistem pemerintahan seperti apapun yang dijalankan, mau kerajaan atau republik, yang penting adalah keadilan harus betul-betul ditegakkan di dalamnya.

Banyak ayat menegaskan perlunya menegakkan keadilan, di antaranya ialah: Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil.

Berita Terkait : Menciptakan Rasa Aman

Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Q.S. al-Maidah/5: 8).

Nabi Muhammad Saw dikagumi oleh kawan dan lawan karena prinsip keadilannya. Ia selalu menganjurkan sahabatnya agar selalu mengedepankan dan menegakkan rasa adil di dalam masyarakat, termasuk kepada penduduk non-mulim.

Berita Terkait : Mengenal Kelompok Ahluz Dzimmah

Rasa adil kepada segenap warga, tanpa membedakan jenis kelamin, ras, agama, dan kewarganegaraan, dipandang sangat fundamental oleh Nabi. Banyak hadis yang dapt dijadikan sebagai bukti betapa Nabi sangat concern terhadap perlakuan adil terhadap penduduk atau etnik tertentu, termasuk perbedaan warna agama, aliran dan kepercayaan.
 Selanjutnya 

RM Video