Memperkenalkan Moderasi Islam Indonesia Di Luar Negeri (4)

Menyorot Media Islam Lokal Indonesia

Nasaruddin Umar
Nasaruddin Umar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Jika kita memperhatikan pemberitaan media-media lokal Indonesia tentang Islam maka kita masih melihat terlalu banyak berkonsentrasi terhadap problem-problem lokal umat Islam Indonesia. Bahkan masih cenderung untuk saling menguras dan menyedot energi satu sama lain.

Mereka masih saling aktif menemukan kelemahan masing-masing baru diungkapkan ke media dan forum-forum publik. Media-media Islam lokal kita belum tertarik untuk membicarakan masalah dan tantangan global yang dihadapi umat Islam.

Berita Terkait : Pelajaran Diplomasi Publik (6) Diplomasi Hudaibiyyah (2)

Padahal, justru persoalan dan tantangan global ini jauh lebih penting untuk diwacanakan ketimbang menyibukkan diri dengan persoalan-persoalan lokal, seperti masalah khilafiah dan perbedaan aliran mazhab yang sesungguhnya sudah selesai dan tak perlu diungkit lagi.

Tantangan global dan universal umat Islam yang perlu mendapatkan perhatian serius dan dengan melibatkan tokoh-tokoh nasional berpengaruh ialah masalah bagaimana memecahkan masalah pengungsi dunia Islam yang betul-betul banyak menyedihkan.

Berita Terkait : Pelajaran Diplomasi Publik (4) Diplomasi Ratu Balqis

Dari negara ke negara mereka ditolak akhirnya terdampar di lautan bebas dan ganas. Yang berhasil menyentuh daratan mereka pun terpaksa harus hidup di tenda-tenda darurat yang tidak memungkinkan mereka melahirkan generasi penerus yang lebih produktif.

Badan khusus PBB yang menangani para pengungsi kelihatannya juga tidak bisa berbuat banyak terhadap nasib para pengungsi muslim. Bandingkan jika para pengungsi ini terdiri atas non muslim, maka perhatian dunia akan menjadi lain.

Berita Terkait : Pelajaran Diplomasi Publik (3) Diplomasi Perempuan Elite

Para pengungsi muslim selalu dihubungkan dengan kecurigaan terhadap teroris dan kelompok garis keras lainnya. Di samping itu, masih terbatasnya akses pendidikan yang mamadai untuk mencetak generasi cerdas dan terampil.
 Selanjutnya