Ahok Bisa Tambah, Bisa Juga Kurangi Suara

Muhammad Fathoni : Dukung Capres, Tak Ada Arahan Pak Ahok

Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok telah resmi bergabung ke PDI Perjuangan. Pasca itu, nama Ahok pun diwacanakan bergabung dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Pasalnya Ahok memang dekat Jokowi sejak 2012, dan para pendukungnya pun ikut mengkampanyekan Jokowi pada 2014. 

Namun, Ketua Dewan Pengarah TKN Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Jusuf Kalla (JK) tidak setuju Ahok bergabung dengan TKN. Alasannya, jika Ahok masuk ke TKN, justru akan mengingatkan publik akan kasus Ahok. Hal ini akan memberatkan Jokowi-Ma’ruf. 

Berita Terkait : Ahmad Basarah : Ahok Punya Keinginan Sama Dengan Pak JK

Selain itu, JK juga menanggapi bergabungnya Ahok ke PDIP. Menurutnya, bergabungnya Ahok ke PDI Perjuangan bisa menambah suara Jokowi, namun juga menggerus suara Jokowi. Alasannya sama, karena bisa mengingatkan orang terhadap kasus penistaan agama (Islam). Lantas bagaimana tanggapan TKN atas pernyataan JK tersebut? Apakah TKN akan merekrut Ahok? Bagaimana pula tanggapan pendukung Ahokterkait hal ini? Berikut penuturan lengkapnya.

Sejauh ini, apakah sudah ada pertemuan Ahok dengan Teman Ahok? 
Pasca Pak Ahok keluar, dari bulan Januari kemarin, belum ada pertemuan dengan kami. 

Baca Juga : Terima Kekalahan Itu, Pahit Jenderal


Apa ada arahan khusus menuju Pilpres 2019 dari Ahok? 
Tidak ada arahan juga kepada kami dari Pak Ahok terkait dukungan menuju Pilpres. 

Tanggapan Teman Ahok terkait keputusan Ahok gabung dengan PDIP? 
Ya tidak apa-apa kalau Pak Ahok gabung dengan parpol. Itu hak dan pilihan beliau mau bergabung dengan partai politik manapun. 

Baca Juga : Menpora Apresiasi Hadirnya Wadah Pemuda Berkreatif NU

Apakah secara otomatis Teman Ahok akan ikut Ahok untuk mendukung PDI-P? 
Tidak otomatis dukung PDIP. 
 Selanjutnya 

RM Video