Pidato Agus Yudhoyono Diklaim Pro 01, 02 Tidak Terima

RAJA JULI ANTONI : Demokrat Jelas Sekali Dukung Jokowi-Ma’ruf

Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pidato Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada acara Partai Demokrat menimbulkan kontroversi. Pasalnya, dalam pidato politik tersebut, Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat itu, tak sekalipun menyebut nama Prabowo Subianto. 

Padahal, sejatinya partai besutan SBY tersebut mengusung Prabowo Subianto- Sandiaga Salahudin Uno, dalam Pemilu 2019. Pada kesempatan tersebut, AHY hanya menyampaikan rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilpres 2019. 

Berita Terkait : DAHNIL ANZAR SIMANJUNTAK : Iramanya Sama Dengan Prabowo Dan Sandiaga

Tidak disebutkannya nama Prabowo di pidato tersebut memunculkan spekulasi. Banyak yang menilai, pidato itu menujukkan Partai Demokrat tidak sepenuh hati mendukung Prabowo-Sandi, atau malah memilih netral di Pemilu 2019. 

Spekulasi antara lain muncul dari Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin. Ma’ruf menganggap, pidato tersebut sebagai sinyal positif dukungan AHY kepada dirinya dan calon presiden petahana Joko Widodo. Lantas bagaimana pandangan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin terkait hal ini? Berikut penuturan lengkapnya.

Berita Terkait : RAJA JULI ANTONI : Ini Bukan Soal Jokowi Salah Data

Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak menyebutkan nama Prabowo Subianto dalam pidato politiknya... 
Sejak awal, koalisi Pak Prabowo ini adalah koalisi yang rapuh. Salah satu yang paling penting dalam koalisi adalah power sharing. Sedangkan koalisi tersebut dibangun dengan power sharing yang sangat lemah. 

Seperti apa power sharing yang lemah itu? 
Begini, kita lihat, Calon Presiden Gerindra, Cawapres Gerindra, tim sukses intinya pun orang Gerindra. 

Berita Terkait : RAJA JULI ANTONI : Aksi Di Solo, Politik Pakai Jubah Agama

Apa Anda melihat ada politik dua kaki di tubuh Partai Demokrat? 
Memang, awal pidato-pidato Partai Demokrat diindikasikan politik dua kaki, dan itu harus dilakukan untuk keberhasilan di pemilihan legislatif. 

Pidato AHY bagaimana? 
Nah, apa yang disampaikan AHY di akhir pidatonya tidak menyebutkan nama Pak Prabowo sama sekali. Ini menjelaskan preseden-preseden sebelumnya, bahwa Partai Demokrat tidak akan all out mendukung Pak Prabowo. Terutama survei-survei internal yang memperlihatkan kedua paslon, menunjukkan bahwa pendukung Partai Demokrat mendukung Pak Jokowi-Ma’ruf. 
 Selanjutnya 

RM Video