Soal PPP Tak Kunjung Islah

Humphrey Djemat, Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta : Kami Masih Waras, Makanya Dukung Prabowo-Sandiaga

Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Konflik dualisme kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) antara PPP kubu Romahurmuziy vs PPP kubu Humphrey Djemat memasuki babak baru. PPP kubu Romy sapaan akrab Romahurmuziy, yang sudah jauh-jauh hari memberikan tiket dukungan capres-cawapresnya kepada pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, tiba-tiba saja disodok dari belakang oleh Humphrey yang memberikan dukungan politik kepada duet Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

Manuver Humphrey menuai reaksi keras dari kubu Romy. Sebaliknya, Humphrey secara terbuka mengatakan manuver yang dilakukannya adalah dalam rangka untuk mengembalikan jati diri partai berlambang Ka’bah itu. Sayangnya, kata Humphrey niat itu tidak direspons positif. Air susu dibalas tuba, begitu kata Humphrey. Sementara Romy menganggap Humphrey bukanlah bagian dari PPP, jadi tak ada istilah islah dalam penyelesaiannya.

Berita Terkait : Humphrey & Hamzah Khawatir PPP Kandas

Keputusan Anda memboyong PPP mendukung Prabowo-Sandi cukup mengejutkan Romy. Apa sih alasan Andai? 
(Prabowo-Sandi) merupakan putra terbaik Indonesia yang memiliki visi pembangunan keindonesiaan, guna mewujudkan perbaikan ekonomi, politik, hukum, sosial keumatan tanpa diskriminasi. Beliau mempunyai keteguhan dan mampu mem¬berikan komitmen pada kemandirian, kedaulatan, dan martabat bangsa Indonesia, serta nuansa kedamaian, dan kesejukan di tengah kehidupan warga negara. 

Dalam tata pergaulan nasionaldan global saat ini diperlukan kepemimpinan nasional yang mampu mengemban amanat sesuai prinsip-prinsip siddiq, amanah, tabligh, dan fatanah yang tercermin dalam rekam jejak kepemimpinannya (Prabowo-Sandi). 

Berita Terkait : Jokowi-Amin Di Jakarta Theater, Prabowo-Sandiaga Di Hambalang

Anda yakin sekali kalau jago Anda memenuhi prinsip-prinsip kepemimpinan dalam Islam yang tadi Anda sebutkan? 
Kami sadar sepenuhnya dan haqul yakin mengenai pilihan kami, terhadap pasangan nomor urut 02. Pilihan ini tulus tak ada keraguan, karena PPP ingin melihat kesejahteraan bagi umat. Kami masih cukup waras, makanya kami memilih Prabowo-Sandi untuk menjadi presiden dan wakil presiden 2019. 


Bagaimana sikap pengurus PPP di bawah terkait dukungan ini? 
Terkait dengan dukungan kepada pasangan capres-cawapres, forum mukernas III PPP MJ (Muktamar Jakarta) akan menggunakan semua sumber daya partai, mulai dari struktur DPP, DPW dan DPC, hingga PAC PPP dan kader di akar rumput yang hingga kini masih solid, dan terpelihara guna membantu pemenangan pasangan capres-cawapres nomor urut 02. 
 Selanjutnya