RMco.id  Rakyat Merdeka - Sejak ada larangan penggunaan masker scuba untuk pengguna kereta api, pertanyaan seputar efektivitas masker kain dalam mencegah Covid-19, semakin mengemuka.

Kira-kira, masker kain seperti apa yang efektif mencegah Covid?

Soal ini, dr. Adam Prabata, kandidat PhD di Kobe University, Jepang memberikan penjelasan yang cukup detil.

Berita Terkait : Rekor Tertinggi Covid-19 Jakarta, Hari Ini Nambah 3.476 Kasus

Mengutip Fischer, Adam menerangkan, jenis masker yang memberikan perlindungan tertinggi terhadap penyebaran droplet adalah masker N95. Daya proteksinya nyaris 100 persen. Sementara masker bedah, 90 persen.

Dokter yang rajin mengedukasi masyarakat tentang berbagai info seputar Covid-19 via media sosial ini menyebut, masker kain dapat memberikan perlindungan terhadap droplet dengan efektivitas yang berkissr antara 60 sampai 80 persen.

Bandana, kurang dari 50 persen. Sedangkan buff leher, hampir nol persen.

Berita Terkait : Wagub Maluku Utara Dan Keluarga Positif Covid

"Masker kain yang memiliki efektivitas lebih dari 50 persen, dapat menurunkan angka penularan Covid-19, bila digunakan oleh lebih dari 65 persen penduduk di suatu wilayah," jelas Adam, dalam akun Instagramnya.

Agar efektif menangkal Covid, sesuai rekomendasi Badan Kesehatan Dunia (WHO), masker kain harus terdiri dari 3 lapis. Berikut penjelasannya: 

1. Lapisan dalam yang harus dapat menyerap air, harus berbahan dasar bahan katun.

Berita Terkait : Alhamdulillah, Kondisi Syekh Ali Jaber Membaik

2. Lapisan tengah yang merupakan filtrasi droplet, harus berbahan dasar katun atau polypropilene.

3. Lapisan luar yang tidak menyerap air, harus berbahan dasar polypropilene, polyester, dan bahan sintetis lainnya.
 Selanjutnya